Meikarta Bangkitkan Optimisme

Pembangunan Meikarta, kota baru di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membangkitkan optimisme pelaku usaha akan masa depan ekonomi Indonesia. Pembangunan kota mandiri ini juga menunjukkan bahwa iklim investasi dan kebijakan ekonomi Indonesia sudah tepat arah. Meikarta menjadi contoh sebuah respons yang tepat dari pelaku usaha. Kelesuan ekonomi tidak dijawab dengan keluhan, melainkan dengan tindakan nyata. Investasi dan bekerja!

Pekan lalu, ketika meluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-16, Presiden Jokowi mempertanyakan sikap para pelaku bisnis yang masih terus mengeluh dan wait and see untuk melakukan ekspansi usaha. Padahal, Indonesia sudah mendapatkan peringkat layak investasi dari semua lembaga pemeringkatan dunia, di antaranya Standard and Poor’s (S&P).

Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), United Nations on Conferece Trade and Development (UNCTAD), meningkatkan peringkat Indonesia sebagai negara tujuan investasi, dari peringkat kedelapan ke peringkat keempat. Survei Bank Dunia menempatkan Indonesia pada peringkat ke-91 dari sebelumnya peringkat 120 dalam kemudahan berusaha. Hasil survei Gallup World Poll (GWP) yang dilakukan OECD menunjukkan, kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia.

Ekonomi makro Indonesia pun memperlihatkan stabilitas. Inflasi dalam dua setengan tahun terakhir di bawah 4 persen. Pergerakan kurs rupiah dalam setahun terakhir stabil di level Rp 13.200 sampai Rp 13.300 per dolar AS. Neraca pembayaran membaik. Bank sentral menurunkan suku bunga acuan, BI 7-day reverse repo rate ke level 4,5 persen. Tetapi, kegiatan investasi belum juga meningkat signfikan. Hanya Kawasan Industri Cikarang yang tetap menjadi incaran para investor.

Dalam situasi seperti ini, investasi senilai Rp 278 triliun yang disediakan Grup Lippo untuk membangun kota baru, Meikarta, patut diberikan apresiasi. Pembangunan kota mandiri itu pun sudah dimulai, memberikan dampak pengganda bagi perekonomian. Karena itu, berbagai hambatan regulasi hendaknya tidak boleh ada sebagaimana harapan Presiden. Dalam situasi ekonomi lesu, setiap kegiatan investasi patut mendapatkan dukungan penuh, terutama dari pemerintah, pusat hingga daerah.

Sejarah di berbagai negara menunjukkan, di tengah kelesuan ekonomi, sektor properti menjadi penggerak pertumbuhan. Dengan multiplier effect yang luas dan trickle-down effect yang cukup kuat, sektor properti menjadi andalan dalam menggerakkan perekonomian dan menciptakan pemerataan. Penelitian Bank Indonesia menunjukkan, bisnis properti melibatkan sekitar 170 subsektor usaha.

Bukan hanya material, bisnis properti juga melibatkan sektor transportasi, perdagangan, dan jasa. Sektor properti meningkatkan permintaan akan semen, baja, batu bata, genteng, kayu, keramik, granit, cat, berbagai produk sanitasi, mebel, dan banyak lagi. Penjualan listrik juga meningkat. Di bidang perdagangan dan jasa, setiap proyek properti membutuhkan berbagai produk konsumsi, makanan, dan minuman bagi para pekerja.

Sebagai megaproyek, sekitar 200 tower dengan tinggi 40-50 lantai, Meikarta menyerap ribuan tenaga kerja secara langsung. Saat ini saja sudah ratusan pemilik warung dan kios yang mendapatkan rezeki langsung di proyek Meikarta. Kegiatan properti di Meikarta sudah memberikan trickle-down effect bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran danau buatan di central park, Meikarta, sudah menjadi objek wisata bagi masyarakat, baik yang berada di kawasan Bekasi maupun yang datang dari jauh untuk membeli rumah dan sekadar jalan-jalan. Setiap sore, apalagi Sabtu dan Minggu, ratusan pedagang mendapatkan rezeki dari para pengunjung yang membutuhkan makanan dan minuman.

Meikarta dirancang sebagai kota baru yang lega dan asri dengan konsep modern. Disebut lega karena kota ini dirancang untuk menjadi permukiman yang memiliki banyak ruang terbuka. Ruang terbuka dimungkinkan oleh bangunan yang semuanya vertikal. Gedung dengan gedung terhubung oleh jembatan guna meminimalkan pergerakan kendaraan bermotor untuk sekadar jalan-jalan di kawasan terdekat.

Bangunan vertikal memberikan ruang luas untuk para pejalan kaki, tempat rekreasi, taman, dan hutan. Disebut asri karena Meikarta adalah kota yang memiliki banyak taman sesuai konsep city in the garden. Dibangun bertahap, luas Meikarta nantinya akan mencapai 500 hektare (ha). Lahan ini merupakan bagian dari Lippo Cikarang, sebuah kawasan perumahan yang sudah dibangun sejak 1987.

Menyisihkan 100 ha untuk central park merupakan sebuah keputusan untuk mewujudkan kota yang sehat dan manusiawi bagi penghuni. Di kawasan ini, nantinya, ada hutan, kebun binatang, dan danau untuk rekreasi dan olahraga. Hutan kota adalah paru-paru kota yang menyediakan oksigen bagi para penghuninya.

Kota baru seperti Meikarta sangat penting untuk mengurangi tekanan terhadap Jakarta, ibu kota negara yang pada malam hari dihuni 10,5 juta juta penduduk. Dengan kehadiran kota baru yang mandiri, mereka yang bekerja di kawasan industri Cikarang dan sekitarnya tak perlu memadati Jakarta, melainkan bisa bermukim di Meikarta. Mereka yang tidak memiliki hunian yang layak di Jakarta dan sekitarnya bisa memilih Meikarta.

Kota baru seperti Meikarta adalah solusi konkret untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan kekumuhan Jakarta. Meikarta dirancang untuk mengurangi pergerakan ke luar wilayah lewat penyediaan semua kebutuhan para penghuninya, mulai dari sekolah, rumah sakit, shopping center, hingga sarana olahraga.

Oleh karena itu, pembangunan kota baru seperti Meikarta mestinya didukung, terutama oleh pemerintah sebagai regulator. Jakarta membutuhkan beberapa kota baru mandiri untuk mengurangi kesemrawutan Ibu Kota. Kota-kota besar lainnya, seperti Surabaya, Semarang, Makassar, dan Medan juga membutuhkan kota baru. Pelaku bisnis Indonesia mampu membangun kota baru asalkan tidak dihambat.

Investasi Rp 278 triliun untuk membangun kota baru, Meikarta, adalah good news bagi negeri yang sedang diterpa isu kelesuan ekonomi. Bisnis properti sudah terbukti mampu menggerakkan perekonomian dan memberikan penetesan yang konkret kepada para pengusaha kecil dan pekerja mandiri. Pembangunan Meikarta membangkitkan optimisme sekaligus sinyal kebangkitan properti dan ekonomi Indonesia.

PENULIS:

investor.co.id
Daily news and information on financial markets and investments.