Kembali Ejek Fan Juve, Ini Alasan Mourinho

Kembali Ejek Fan Juve, Ini Alasan Mourinho
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, memperlihatkan gerakan yang mengejek pendukung Juventus usai partai Liga Champions di Stadion Allianz Turin, Rabu, 7 November 2018. ( Foto: AFP PHOTO )
Jaja Suteja / JAS Kamis, 8 November 2018 | 07:58 WIB

Turin - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengakui dia “tidak seharusnya” menghina fans Juventus setelah kemenangan Manchester United. Namun dia juga menyatakan dirinya dihina fan Juventus sepanjang 90 menit. 

Pelatih asal Portugal itu juga sempat menunjukkan tiga jari sebagai gesture untuk mengejek fan Juventus di Old Trafford, saat MU kalah 0-1 dua pekan lalu. Rabu (7/11) atau Kamis dini hari WIB, setelah timnya menang 2-1, dia juga kembali mengejek publik Juve di Stadion Allianz dengan mengangkat tangannya ke telinga sambil mengedipkan sebelah mata.  

Sikap tak simpatik mantan pelatih Inter ini kemudian diprotes oleh bek Juventus, Leonardo Bonucci. Mourinho kemudian digiring untuk segera meninggalkan lapangan menuju ruang ganti.

"Saya dihina sepanjang 90 menit. Saya datang ke sini untuk melaksanakan tugas saya, tak lebih," katanya kepada Sky Sport Italia.

"Saya tak menyerang siapapun di akhir laga. Saya hanya membuat gesture bahwa saya ingin mendengar suara mereka lebih keras," imbuh Mourinho.

"Saya mungkin seharusnya tak melakukan itu dan dengan kepala dingin saya seharusnya tidak melakukannya. Namun karena keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter saya, saya bereaksi seperti ini," tutur pelatih yang membawa Inter meraih treble pada tahun 2010 ini.

"Kami menunjukkan permainan fantastis hingga ke level puncak dan kami tak bisa lebih baik dibanding ini. Kami datang untuk bermain sebagai tim yang melawan yang memiliki potensi di berbagai level," ungkapnya.

"Kami menag karena kami memainkan laga yang sangat positif dan kami mencari kemenangan hingga akhirlaga. Kami memang menginginkannya," imbuh eks pelatih Real Madrid ini.

Mourinho memasukkan Marouane Fellaini dan Juan Mata pada menit ke-79. Kehadiran dua pemain ini membuat MU tampil beda. Mata lewat tendangan bebasnya berhasil menyamakan skor pada menit ke-86. 

"Fellaini mengubah permainan, lebih sering di kandang. Kami tak memilikinya di pertemuan pertama. Juventus memasukkan Andrea Barzagli untuk meredam kami. Namun kami segera beraksi dan mencetak gol," ujarnya.

"Kami mmasukkan Mata bukan untuk tendangan bebas namun mengirim umpan silang untuk Fellaini yang selalu dominan dalam duel di udara," katanya.

"Satu atau tiga poin akan berengaruh kecil bagi Juventus, tetapi tiga poin ini memberi perbedaan besar bagi kami. Saya pikir seri saja sudah merupakan hasil besar bagi kami," kata Mourinho.



Sumber: Football Italia
CLOSE