Atlet bulu tangkis asal Denmark, Tine Baun.

Birmingham - Pebulu tangkis asal Denmark, Tine Baun, mencatatkan diri sebagai juara tunggal putri tertua All England, sejak era "open" di kejuaraan ini. Itu terjadi usai dirinya mengalahkan finalis termuda, Ratchanok Intanon dari Thailand, di final tunggal putri pada kejuaraan bulu tangkis itu di Birmingham, Minggu (10/3) malam waktu setempat.

Dalam laga final ini, Baun yang berusia 33 tahun, mencatatkan kemenangan 21-14, 16-21 dan 21-10, atas lawannya yang masih berusia 18 tahun itu. Hanya saja, pencapaian ini bisa dikatakan sebagai bagian akhir dari karier salah satu pemain yang menonjol dalam 10 tahun terakhir tersebut.

Baun selama ini bisa disebut sebagai satu-satunya pebulu tangkis putri Eropa yang mengancam dominasi para pemain China. Namun, seperti dikutip AFP, atlet Denmark ini sebelumnya sudah memutuskan bahwa kompetisi pada tahun ini merupakan "petualangan terakhir" baginya.

Nyatanya, Baun justru memenangi kembali gelar tunggal All England untuk yang ketiga kalinya. Sementara Ratchanok, lawannya yang adalah juara dunia junior termuda pada usia 14 tahun, juga tampil tak kalah mengesankan dengan gerakan yang bagus dan pukulan-pukulannya yang lebar.

 

Hasil lengkap final All England 2013

Ganda Putra: Wang Xiaoli/Yu Yang (China) vs Cheng Shu/Zhao Yunlei (China) 21-18, 21-10
Ganda Putri: Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China) vs Hiroyuki Eendo/Kenichi Hayakawa (Jepang) 21-11, 21-9
Tunggal Putri: Tine Baun (Denmark) vs Ratchanok Intanon (Thailand) 21-14, 16-21, 21-10
Tunggal Putra: Chen Long (China) vs Lee Chong Wei (Malaysia) 21-17, 21-18
Ganda Campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia) vs Zhang Nan/Zhao Yunlei (China) 21-13, 21-17

 

 

 

Penulis:

Sumber:Antara