Markis Kido

Jakarta - Ganda campuran Indonesia yang menempati unggulan kedua, Markis Kido-Pia Zebadiah Bernadet, secara mengejutkan disingkirkan junior mereka, Lukhi Apri Nugroho-Anissa Saufika, 21-19, 24-22 pada putaran kedua turnamen Malaysia Grand Prix Gold 2013 di Kuala Lumpur, Rabu (1/5) malam.

Dari sisi peringkat, pasangan Kido-Pia yang lebih berpengalaman dari juniornya itu sebenarnya jauh lebih unggul, yakni di posisi delapan dunia, sementara pasangan Lukhi-Annisa kini menempati peringkat 37 dunia.

Tapi pasangan Lukhi-Annisa, yang juara Osaka International Challenge 2013 itu, mengaku berusaha tampil percaya diri meskipun harus menghadapi seniornya.

"Kunci kemenangan kami adalah yakin pada kemampuan diri kami sendiri. Walaupun lawan lebih di atas kami, tapi pokoknya tetap percaya bahwa kami pun bisa mengalahkan mereka. Ternyata keyakinan ini besar sekali pengaruhnya dengan permainan kami di lapangan," kata Lukhi seperti dikutip dari siaran pers PBSI.

Keduanya juga bermain tanpa beban sehingga bisa melewati angka-angka kritis dengan baik.

"Tadi kami bermain tanpa beban dan berhasil dapat poin demi poin hingga akhirnya bisa menang. Di saat-saat kritis, kami bisa melewati semuanya karena kami bermain dengan tenang," tambah Lukhi.

Kejutan lain diciptakan pasangan Edi Subaktiar-Gloria Emanuelle Widjaja yang menumbangkan unggulan ketiga asal Singapura Danny Bawa Chrisnanta-Vanessa Neo 11-21, 21-17, 21-18 melalui pertarungan ketat.

Pada nomor ganda putri, para pemain Indonesia harus 'saling bunuh' pada putaran kedua untuk memperebutkan tiket perempatfinal. Juara Australia Open Grand Prix Gold 2013 Vita Marissa-Variella Aprilsasi akan bersaing dengan junior mereka, Shela Devi Aulia-Khairunnisa Imma Muthiah.

"Lawan kami lebih unggul segala-galanya, pengalaman, teknik bermain, semuanya unggul. Sementara kami lebih junior dan minim pengalaman, jadi besok usaha yang terbaik saja. Berusaha main tanpa beban karena mereka yang lebih diunggulkan," kata Shela.

"Kami akan berusaha untuk lebih banyak mengangkat bola dan melewati area depan yang pasti sudah dijaga Vita. Dia adalah pemain berpengalaman dan memiliki permainan depan yang bagus, jadi pengembalian kami sebisa mungkin jangan sampai disambar Vita," tambah Imma.

Dua pasangan putri Indonesia lainnya akan menghadapi pasangan tuan rumah Malaysia. Melati Daeva Octavianti-Rosyita Eka Putri Sari akan mencoba ketangguhan unggulan ketujuh Soong Fie Choo-Amelia Alicia Anscelly, sementara unggulan pertama Pia Zebadiah Bernadet-Rizki Amelia Pradipta akan menghadapi pasangan Lim Peiy Yee-Lim Peiy Zhean.

Penulis: ANT

Sumber:Antara