Maskot Djarum Indonesia Open, boneka Dio beserta sejumlah seksi dancer memeriahkan suasana car free day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (19/5). Djarum Indonesia Open 2013 yang mengusung tema "Pride of The Nation" menampilkan para atlet bulutangkis dari berbagai negara yang akan bertanding pada 10-16 Juni 2013 di Istora Senayan. Foto: Joanito De Saojoao - Suara Pembaruan

Jakarta - Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013 kembali mempertahankan tradisi uniknya dalam menyambut para atlet dan tim yang akan berlaga di ajang bulu tangkis tahunan berhadiah total US$ 700 ribu itu. Selain welcome dinner yang sudah seperti upacara wajib, kali ini penyelenggara mengajak para jawara bulu tangkis dunia untuk belajar Tari Kecak.

“Para peserta sudah datang jauh-jauh dari negara masing-masing ke Indonesia dan dalam kesempatan ini kami ingin mereka lebih mengetahui lagi berbagai kebudayaan Indonesia. Kami ingin membuat suasana welcome dinner ini menjadi sangat khas Indonesia,” ujar perwakilan PT Djarum, Roland Halim, di Jakarta, Selasa (11/6).

Tahun ini, welcome dinner digelar usai penyelenggaraan babak pertama pada Selasa (11/6).

Dalam penyelenggaraan turnamen Indonesia Open 2012, para peserta juga mendapatkan traditional experience dalam rupa perkenalan dengan busana khas Indonesia dan diperlihatkan cara pembuatan shuttlecock secara tradisional.

Selain belajar tari kecak, para peserta tahun 2013 juga akan belajar cara pembuatan batik. Untuk itu akan disediakan workshop pembuatan batik halaman ball room Hotel Sultan, Jakarta.

Sebagai bagian dari acara itu para jagoan bulu tangkis dunia itu akan mengenakan busana batik. Mereka antara lain Christinna Pedersen dan pasangannya Joachim Fischer Nielsen dari Denmark, atlet China Chen Long dan Li Xuerui, Chan Peng Soon dan Liu Ying Goh dari Malaysia, serta Arundhati Pantawane dan Jerry Pranaav Chopra dari India.

Tidak ketinggalan pula jagoan nasional Taufik Hidayat, Belaetrix Manuputty, dan Melati Daeva Oktaviani.

Penulis: H-16