Kevin/Geh Juara Selandia Baru Terbuka

Kevin/Geh Juara Selandia Baru Terbuka
Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Selvanus Geh ( Foto: PB Djarum )
Shesar Andriawan / CAH Sabtu, 19 April 2014 | 15:13 WIB

Auckland - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Selvanus Geh sukses meraih gelar juara Selandia Terbuka. Ini dipastikan setelah mereka mengalahkan unggulan kedua asal Taiwan, Chen Hung Ling/Lu Chia Pin, 15-21, 23-21, 21-11 dalam pertandingan 51 menit di North Shore Events Center, Auckland, Sabtu (19/4).

Tak salah jika media Thailand memberi julukan 'Flying Kevin' pada Kevin. Jumping smash Kevin menjadi salah satu kunci di final. Melihat Kevin/Geh sekilas seperti menyaksikan Markis Kido/Hendra Setiawan muda. Kevin adalah Kido dengan postur yang lebih pendek tapi punya smash menggelegar. Sedangkan Geh adalah Hendra dengan postur lebih dari 180 cm dan selalu siaga di depan net.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2013 lalu, media Thailand memberi julukan Flying Kevin. Mutlak karena pebulutangkis Banyuwangi ini kerap melompat tinggi untuk melancarkan smash tajam. Jika Kevin melepaskan smash sambil berteriak, maka itulah saat ketika ia menghujamkan smash sekuat tenaga.

Di set pertama, Kevin/Geh tertinggal sejak awal. Chen/Lu unggul 6-0 di awal laga. Sempat mendekat hingga 11-13, Kevin/Geh gagal membendung rangkaian serangan Chen/Lu. Marjin enam poin di awal laga muncul lagi ai akhir set pertama, 21-15 untuk Chen/Lu. Set pertama berlangsung jauh lebih ketat. Lagi-lagi di awal set Kevin/Geh tertinggal jauh, 1-6. Namun ganda putra muda (Kevin,18, dan Geh, 21) yang baru dipasangkan bulan lalu ini berhasil mengejar dan bahkan membalikkan keadaan.

Klimaks terjadi saat Kevin/Geh meraih set point pada kedudukan 20-18. Chen/Lu yang lebih senior, masing-masing 27 dan 24 tahun, bisa memaksa deuce. Tak cuma sekali tapi dua kali: 20-20, 21-21. Tapi Kevin/Geh tampil berani dalam adu drive di poin-poin krusial ini.

Geh yang sebelumnya sering kalah adu drive melawan Lu, sukses mengatasi ketegangan. Satu pengembalian Chen yang memanjang memaksa terjadinya rubber set. Di set ketiga, giliran Kevin/Geh yang tancap gas. Mereka unggul cepat 3-0, lalu 8-3 di delapan menit awal set penentuan. Keunggulan itu terus terjaga berkat banyaknya kesalahan yang dilakukan Chen/Lu. Penonton lebih banyak yang mendukung Chen/Lu, tapi itu tak membuat Kevin/Geh kehilangan momentum.

Geh lebih tenang di permainan depan dan memaksa lawan mengangkat bola. Makanan empuk bagi Kevin dan jumping smash andalannya. Publik Selandia Baru yang semula mendukung ganda Taiwan, beberapa ganti menyemangati Kevin/Geh. Pada kedudukan 17-10 Kevin membuat penonton bersorak saat ia menipu Chen/Lu.

Ia melompat tinggi, seolah akan melancarkan smash tapi kemudian malah menempatkan bola di depan net. Satu jumping dropshot ciamik dari Kevin. Setelah itu, momentum berhasil mereka jaga. Pengembalian bola tanggung dari Chen di depan net disambar oleh Geh.

Ini menjadi gelar kedua untuk Indonesia di turnamen ini. Sebelumnya Alfian Eko Prasetia/Annisa Saufika meraih gelar di nomor ganda campuran setelah mengalahkan rekan sepelatnas, Edi Subaktiar/Melati Daeva Octaviani. Sama seperti Alfian/Annisa, ini adalah gelar kedua bagi Kevin/Geh di tahun 2014. Gelar sebelumnya sudah didapat di Vietnam International Challenge akhir Maret silam. 

CLOSE