Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Markis Kido.
Sebagai pasangan baru, kedua pasangan ini mengaku tidak memiliki target khusus di turnamen ini.

Meski pernah tampil bersama di beberapa event sebelumnya, Denmark Open menjadi ajang pembuktian bagi pasangan ganda putra baru, M. Ahsan dan Hendra Setiawan setelah resmi berpisah dengan pasangan masing-masing.

Hendra memilih menerima pinangan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk kembali bergabung dan berlatih di pemusatan latihan nasional bulutangkis. Konsekuensinya, dia harus berpisah dengan pasangannya sejak 2005, Markis Kido dan berpasangan dengan M. Ahsan.

Ahsan sendiri juga berpisah dengan pasangan lamanya, Bona Septano, yang tak lain adalah adik kandung Kido. Bona pun dipasangkan dengan juniornya, Afiat Yuris Irawan.

Sebagai pasangan baru, kedua pasangan ini mengaku tidak memiliki target khusus di turnamen ini.

“Kita berharap bisa mengeluarkan kemampuan terbaik kita dan bisa menang,” ujar Ahsan.

Ahsan sendiri mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan Hendra karena pernah berpasangan di beberapa event kejuaraan beregu sebelumnya, termasuk Piala Axiata yang digelar perdana tahun ini.

Begitu juga dengan Bona yang akan tampil perdana dengan Yuris.

“Nothing to lose. Ga ditargetkan apa-apa jadi harus main lepas,” ujar Bona.

Bona juga mengaku tidak kesulitan beradaptasi dengan Yuris karena dia menilai permainan Yuris hampir sama dengan Ahsan.

“Sama-sama punya smash yang keras. Sama-sama bagus penguasaan daerah belakang,” lanjut Bona.

Pada turnamen berhadiah total $400.000 ini, Ahsan/Hendra akan menghadapi awal yang sulit.

Di babak pertama ini, mereka akan bertemu dengan unggulan kelima, Hong Wei/Shen Ye dari Cina. Sementara Bona/Yuris tampil melawan pasangan andalan Thailand, Maneepong Jongjit/Bodin Issara yang merupakan unggulan kedelapan.

Penulis: