Kawasan wisata Raja Ampat selalu mengundang decak kagum kalangan wisatawan dari seluruh dunia
Pesona dan Keindahan Pantai Tomia - Wakatobi
Biak, salah satu destinasi wisata di nusantara yang belum banyak terekpos keindahannya

Untuk kalangan yang suka traveling atau jalan-jalan, Anda mungkin sudah pernah menjejakkan kaki dan menikmati keindahan pulau Bali, Danau Toba atau bahkan Tana Toraja.

Kesemua destinasi wisata tersebut memang menunjukkan beragam khazanah budaya Indonesia yang menarik sekaligus ikonik dan tak ada bandingnya di seluruh dunia.

Meski begitu, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia tentunya memiliki lebih banyak lagi tempat-tempat wisata dan liburan yang menarik, dengan pemandangan indah dan kejutan-kejutan yang tak pernah disangka oleh kalangan wisatawan.

Berbicara destinasi wisata yang ada di Indonesia, Burufly menghadirkan sejumlah pilihan lokasi wisata ikonik yang menjadi favorit kalangan turis dunia, mulai dari kawasan konservasi terumbu karang terkaya di dunia hingga destinasi ramah lingkungan.

Seperti dilansir Burufly, berikut sembilan destinasi favorit yang wajib untuk dikunjungi, saat Anda ingin menggelar liburan di tahun ini.

Raja Ampat - Papua Barat

Destinasi ini menduduki tempat teratas karena ekosistem terumbu karang yang dimilikinya termasuk yang paling unik di dunia, di mana setiap pelancong bisa menikmati berenang bersama ikan manta raksasa hingga melihat kumpulan pulau karst yang terangkai indah.

Bisa dibilang, Raja Ampat akan menunjukkan salah satu rahasia keindahan alam terbesar yang dimiliki oleh negara kepulauan ini, yang telah tersimpan rapat dan belum terjamah selama bertahun-tahun.

Wakatobi - Sulawesi Tenggara

Empat pulau besar, Wangi wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko yang terkenal dengan sebutan Wakatobi, menawarkan pemandangan yang spektakuler yang menjadi ciri khas Sulawesi Tenggara.

Ribuan turis dari berbagai penjuru dunia telah menikmati indahnya aktifitas menyelam, bersantai di pantai yang indah atau mengunjungi keindahan beberapa perkampungan suku Bajo yang tidak ada duanya di seluruh dunia.

Derawan - Kalimantan Timur

Lokasi wisata yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia ini, terkenal karena danaunya yang dipenuhi dengan ubur-ubur tanpa sengat dan pemandangan laut lepas yang memesona.

Derawan merupakan salah satu surga dunia bagi kalangan pecinta fotografi dengan obyek makro, di mana mereka dapat mengabadikan kuda laut mini dan kelompok ikan barakuda yang dapat dilihat dengan mata telanjang.

Biak - Papua

Untuk wisatawan yang berangan-angan ingin berenang bersama ikan paus, mengunjungi berbagai pantai perawan dan menyelam tanpa terganggu kehadiran penyelam lain, wilayah Biak yang ada di Teluk Cendrawasih, Papua, merupakan pilihan yang tepat.

Berada di ujung Samudera Pasifik, Biak menawarkan keindahan alam berupa rangkaian atol, karang dan koral yang cantik dan tiada bandingnya.

Nias - Sumatra Utara

Tempat ini merupakan salah satu destinasi di Indonesia yang menyuguhkan wisata budaya dan alam yang kontras sekaligus berada di satu tempat.

Nias merupakan salah satu pulau di tepi Samudera Hindia di mana budaya lompat batunya selalu mendapatkan apresiasi hangat dari wisatawan serta pantainya menyuguhkan ombak terbaik yang disukai para peselancar kelas dunia.

Tanjung Puting - Kalimantan Tengah

Taman nasional yang merupakan salah satu pusat konservasi orang utan terbesar di dunia ini terletak di hutan pedalaman Kalimantan Tengah, yang hanya dapat dijangkau dengan menggunakan perahu klotok.

Di sini terdapat tempat pusat penelitian orang utan, Camp Leakey, yang dibuat oleh seorang ahli lingkungan asal Kanada, sebagai tempat terbaik untuk berinteraksi dengan mahluk primata langka ini.

Bangka Belitung

Babel terkenal dengan sejumlah pantai terpencil dengan bebatuan granit yang bisa mencapai ukuran 10 meter, yang menjadikan pemandangan di wilayah ini luar biasa menarik.

Komunitas Melayu dan China, secara harmonis hidup berdampingan. Hal yang sama juga berlaku dengan budaya dan kulinernya.

Waerebo – Nusa Tenggara Timur

Desa ini mungkin hanya memiliki kurang dari 10 rumah, namun lokasinya yang berada di salah satu puncak perbukitan di wilayah pulau Flores, menyajikan pemandangan yang tak terlupakan.

Semua bangunan yang ada di desa ini berbentuk kerucut, atau biasa disebut Mbaru Niang, yang meraih predikat sebagai salah satu obyek warisan dunia UNESCO pada tahun 2012.

Kampung Baduy - Banten

Al Gore dan kalangan penggiat lingkungan lainnya, perlu banyak belajar dari komunitas tertutup, yang ada di provinsi Banten ini.

Mereka membuat pakaian sendiri, memproduksi pangan secara mandiri, bahkan tidak menggunakan produk modern seperti sabun atau shampo sebagai bagian kepercayaan dalam melestarikan alam.

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

Sumber:Burufly