Karya Kurt Wenner dipamerkan di Ciputra Artpreneur Center, Lotte Shopping Avenue lantai 11, Jakarta dalam acara Artphoria.

Jakarta - Setelah sukses menggelar pameran seni bertajuk Trick Art Japan tahun lalu di Grand Indonesia, kali ini Trimitra Events kembali menyelenggarakan acara serupa. Acara seni yang penuh keseruan ini diberi nama Artphoria.

"Melalui Artphoria kita ingin menyampaikan ke masyarakat kalau karya seni tidak hanya dari seniman untuk seniman. Masih banyak karya seni yang simpel yang bisa dinikmati semua orang," ujar Daniel Suharya, Pemimpin Trimitra Events pada acara jumpa pers di Jakarta, Sabtu (14/12)

Dengan begitu, Daniel mengharapkan seni bisa lebih diapresiasi di masyarakat seperti apapun bentuknya. Artphoria merupakan pameran kesenian yang tetap mengedepankan karya 3 dimensi (3D) seperti di Trick Art Japan.

Namun, kali ini karya 3D yang akan dipamerkan adalah milik Kurt Wenner dari Amerika Serikat yang mengusung seni Pavement Art (melukis di jalanan) dengan menggunakan rumus geometri agar tercipta ilusi optis (memanipulasi daya pandang manusia) berbentuk 3D.

Wenner menampilkan 11 karyanya di Artphoria. Dan bila ingin menikmati karyanya, Wenner menyediakan lensa cembung di setiap karya yang dia buat sendiri agar ilusi optis benar-benar terasa.

Pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan karya 3D yang memukau dari dia, tetapi juga bisa berfoto dia atas karyanya. Hasil foto akan memperlihatkan seolah-olah kita sedang berdiri di atas gedung, mengendarai kuda, atau duduk di atas sofa.

Bahkan ada satu karya yang diberi nama Magic Carpet. Bila pengunjung duduk di atas karpet yang disediakan di atas karyanya, maka hasil foto seolah-olah sedang terbang di atas sebuah kota.

Semua karya Wenner yang dipamerkan merupakan karya yang sudah dia gambar di jalanan-jalanan di Eropa dan Timur Tengah. Oleh karena itu, dia mencetaknya dengan mesin cetak digital agar masyarakat bisa leluasa berfoto di atas karyanya tanpa khawatir akan merusaknya.

"Artphoria mengusung tema Art is Now Exciting, yang bermaksud menampilkan karya seni yang atraktif dan interaktif. Seperti karya-karya Wenner yang tidak hanya bisa dilihat, tetapi juga bisa berinteraksi dengan pengunjung," ungkap Daniel.

Selain Kurt Wenner, ada juga 5 seniman Indonesia yang turut andil memamerkan karyanya. Yakni Hendra "Hehe" Harsono, Rotua Magdalena, Diela Maharani, Zaky Arifin dan Nady Azhry.

Kemudian, Artphoria juga mengajak 29 komunitas kreatif untuk turut mengisi stan-stan yang ada. Mulai dari komunitas lubang jarum Indonesia, Komunitas Peri, Komunitas Atap Alis Indonesia, Barudak Urban Light Bandung, Pena Hitam Arts, Kelas Pagi, Masyarakat Komik Indonesia, Invalid Urban, Komunitas Cosplay dan sebagainya.

Artphoria akan berlangsung selama 44 hari dimulai dari hari ini di Ciputra Artpreneur Center, Lotte Shopping Avenue lantai 11, Jakarta. Pengunjung bisa membayar Rp 50.000 (Senin-Kamis) dan Rp 75.000 (Jumat-Minggu) untuk menikmati semua karya seni yang tersedia.

Penulis: Kharina Triananda/MUT