Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat menawarkan wisata tambang atau 'geowisata' untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini.
Bupati Sumbawa Barat KH Zulkifli Muhadli, Bupati Sumbawa Barat mengatakan, potensi wisata yang dimiliki daerahnya tidak hanya pantai dan keindahan alam, tapi juga wisata tambang atau "geowisata".
"Para wisatawan diberikan kesempatan untuk menikmati kawasan tambang. Kita bisa melibatkan pengusaha wisata untuk menangani geowisata. Wisatawan disediakan angkutan dan didampingi petugas dari PTNNT," katanya.
Bupati menyatakan optimis geowisata akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat. Obyek wisata tambang ini tidak ada di daerah lain.
H Kasan Mulyono yang mewakili manajemen PTNN menyatakan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengembangkan sektor pariwisata.
Manajemen PTNNT juga membuka pintu lebar-lebar untuk pariwisata tambang atau "geowisata" yang ditangani oleh pemerintah bekerja sama dengan swasta.
"Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi wisatawan yang berminat mengunjungi kawasan tambang dan melihat secara langsung kegiatan penambangan di Batu Hijau," katanya.
Perusahaan tambang tembaga dan emas yang berkantor pusat di Denver Colorado, Amerika Serikat ini juga menyatakan siap mendukung keinginan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk membuka dan memasarkan wisata tambang.
"Bahkan kalau diperlukan kami akan menyiapkan fasilitas untuk memudahkan wisatawan mengunjungi kawasan tambang itu," katanya.
Menurut dia, selama ini PTNNT telah berpartisipasi aktif dalam mengembangkan pariwisata di daerah ini, antara lain dengan membenahi dan membangun Pantai Sekongkang Maluk, Jelenga di Benete dan Pantai Balat. Kini sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berjualan di obyek wisata itu.
Pihak PTNNT akan terus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengembangkan sektor pariwisata, termasuk membangun infrastruktur penunjang di sekitar kawasan wisata tersebut.





