Garuda Indonesia.
Garuda Indonesia. (sumber: AFP)
Melalui kerjasama ini diharapkan target kedatangan wisatawan ke Indonesia dapat tercapai

Indonesia dengan ragam kebudayaan dan ekonomi kreatif menjadi salah  satu destinasi potensial untuk pariwisata. Dalam mendukung hal tersebut, Garuda Indonesia sebagai flag carrier turut mengambil peran dalam membuka pintu gerbang pariwisata Indonesia  ke mancanegara.
 
Hal ini ditegaskan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding  (MoU) Promosi Pariwisata Indonesia antara Kementerian Pariwisata dan  EKonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Garuda Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta,  Selasa (21/02).
 
"Kerjasama ini sudah dibicarakan beberapa bulan yang lalu. Ini  adalah suatu kehormatan Garuda sebagai flag carrier untuk senantiasa  mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pariwisata Indonesia," kata Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu juga menyambut baik kerjasama antar Garuda Indonesia dengan Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rangka mendukung program "Wonderful  Indonesia".
 
"Saya rasa sudah waktunya bergandengan tangan antara pemerintah dan  BUMN terkait dengan pariwisata seperti Garuda. Saya harap kerjasama ini  bisa berdampak pada kemajuan wisatawan luar dan dalam negeri," ujar  Mari.
 
Mari mengharapkan melalui kerjasama ini dapat terlaksana target kedatangan wisatawan ke Indonesia.

"Kami  harap delapan juta wisatawan luar negeri bisa datang ke Indonesia serta  235 juta perjalanan wisatawan nusantara," tutur Mari.
 
Kerjasama antara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan  Garuda Indonesia akan berlangsung selama tiga tahun.

Kerjasama ini tidak  hanya mencakup penerbangan domestik dan mancanegara saja, tetapi juga  penyediaan bahan-bahan promosi pariwisata Indonesia, dukungan pemberian  sponsor untuk kegiatan promosi pariwisata Indonesia, serta partisipasi  pada event-event pariwisata Internasional.
 
Garuda juga membuka rute baru Bandung-Surabaya, Jakarta-Taipei dan  Denpasar-Haneda untuk mendukung program ini. Selain itu, Garuda juga  menambah frekuensi penerbangan dari/ke negara-negara Asia seperti Seoul,  Shanghai, dan Beijing.
 
Penandatangan MoU ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi  kreatif Marie Elka Pangestu beserta Wakil Menteri Sapta Nirwandar dan  Sekretaris Jenderal Wardiyatmo, juga Direktur umum Garuda Indonesia  Emirsyah Satar.