Salah satu obyek wisata di Sumatera Selatan, jembatan Ampera yang terdapat di kota Palembang.
Salah satu obyek wisata di Sumatera Selatan, jembatan Ampera yang terdapat di kota Palembang. (sumber: Suasana pagi Jembatan Ampera yang melintasi Sungai Musi, Palemban)
Kabupaten dan kota di Sumatera Selatan memiliki potensi objek wisata yang cukup besar untuk dikunjungi oleh wisatawan dari dalam dan luar negeri.

"Pariwisata di provinsi ini tidak bisa dipisahkan dari tugas pemerintah provinsi," kata Wakil Ketua DPRD Sumsel HA Djauhari di Palembang, Selasa (21/2).

Lebih lanjut menurut Djauhari, ada 15 kabupaten dan kota di Sumsel dan di bawah koordinasi gubernur setempat yang diharapkan objek wisatanya lebih maju.

Berbicara soal objek wisata di Sumsel tentunya bukan hanya di Kota Palembang karena setiap kabupaten dan kota memilikinya yang potensinya cukup besar.

Djauhari mencontohkan, Danau Ranau berada di Kabupaten OKU Selatan, hanya tinggal fasilitas pendukungnya yang belum maksimal. Selain itu, soal infrastruktur untuk menuju ke lokasi objek wisata tersebut berupa jalan.

"Sebenarnya jalan menuju ke sana lebih dekat ke Lampung. Jadi akses itu semestinya harus dibuka, begitu pula Kota Pagaralam, yang hingga saat ini belum ada akses cepat untuk menuju ke lokasi," papar Djauhari.

Wakil rakyat itu berharap bupati dan wali kota melakukan koordinasi dengan gubernur untuk semua akses-akses pembangunan yang akan diperbuat. Para kepala daerah sebaiknya kembali melihat objek-objek wisata apa saja yang perlu dikembangkan di daerahnya masing-masing, bagaimana mengenai soal hambatan dan kendalanya.

Terkait dengan wisata di Sumsel itu ke depan harus dibuat program sehingga bisa mendapat bantuan APBD provinsi dan bila memungkinkan dapat diusulkan dalam APBN.

"Sudah selayaknya Sumsel mengembangkan objek wisata seperti di Lombok yang akan menyamai Bali, jika sudah berjalan seperti di Lombok maka Sumsel akan menjadi luar biasa," pungkas Djauhari.