Arsitekturnya luar biasa, terdiri dari tangga kayu spiral di sekitar pohon kuno, yang mengarah ke beberapa kamar. Kamar ini selalu digunakan sebagai tempat ibadah, oleh penduduk desa setempat.
Usia pohon itu telah menjadi subyek perdebatan, tapi semua orang setuju bahwa itu adalah pohon tertua di Prancis, tanpa diragukan lagi. Pohon ini diketahui telah tumbuh di abad ketiga belas, pada masa pemerintahan Louis IX, ketika Prancis adalah sebuah kerajaan.
Konon sekitar 500 tahun lalu, pohon itu disambar petir di satu malam penuh badai. Akibatnya pohon itu terbakar namun akarnya masih menancap kuat. Meskipun berongga dan terbakar tepat di tengah pohon, cabang dan daun baru terus tumbuh dan biji-bijian yang diproduksi berlimpah.
Mengingat keajaiban yang terjadi, pohon dipatok sebagai semacam tempat suci, orang-orang merasa tempat tersebut layak dijadikan tempat berziarah. Tangga dan kapel dibangun segera setelahnya. Lubang di pohon itu dikhususkan untuk patung Perawan Maria, dan warga Katolik lokal membayar kunjungan setiap tahun, pada tanggal 15 Agustus.
Pohon itu memiliki pemandangan yang sangat cantik. Pohon tua itu diperlakukan sebagai warisan nasional dan sedang diawetkan. Jika Anda kebetulan berada dalam wilayah Prancis sempatkan berkunjung ke kapel pohon ini





