Lampung Kembali Menggelar Tourism Indonesia Mart and Expo 2012

Lampung Kembali Menggelar Tourism Indonesia Mart and Expo 2012
Penyelenggaraan Tourism Indonesia Mart and Expo 2011 ( Foto: http://tourismindonesiamartexpo.com )
/ WBP Jumat, 15 Juni 2012 | 15:14 WIB
Kegiatan TIME 2012 diselenggarakan bersamaan dengan Festival Krakatau 2012 yang merupakan event tahunan terbesar di propinsi Lampung.

Setelah meraih sukses yang cukup signifikan dalam penyelenggaraan Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) atau Pasar Wisata Indonesia (PWI) pada tahun 2011 yang lalu, kota Bandar Lampung kembali terpilih sebagai tuan rumah kegiatan yang sama di tahun ini.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung pada tanggal 9 – 12 Oktober 2012 di Graha Wangsa, Bandar Lampung.

Memasuki tahun ke-18, kegiatan yang diselenggarakan oleh Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) ini didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta seluruh komponen pariwisata di Indonesia.

Menurut Meity Robot, Chairperson TIME 2012, tujuan kegiatan ini sejalan dengan program "Wonderful Indonesia" untuk meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional sekaligus melakukan promosi pariwisata Indonesia di pasar dunia.

"Kami berharap seluruh pelaku usaha wisata dan industri pendukung dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, sekaligus memanfaatkan secara maksimal potensi business to business yang ada," papar Meity dalam rilis yang diterima Beritasatu.com hari ini.

Lebih lanjut Meitty menyatakan, kegiatan ini merupakan satu-satunya ajang pariwisata di Indonesia yang menjadi ajang pertemuan para pelaku usaha wisata dan industri pendukungnya di Indonesia (seller) untuk mempromosikan berbagai produk dan jasa wisata di dalam negeri kepada pebisnis wisata dari mancanegara (buyer).

"Kegiatan juga terasa istimewa karena telah tercatat dalam kalendar internasional travel mart bersama dengan ITB Berlin, WTM London, Arabian Travel Mart (ATM), PATA Travel Mart, dan lain-lain. TIME 2012 akan menampilkan seluruh daerah tujuan wisata, termasuk daerah tujuan wisata populer, obyek wisata, dan pengembangan produk baru,” lanjut Meity

Menyoal perpindahan tempat penyelenggaraan kegiatan ini ke daerah Bandar Lampung selama dua tahun berturut-turut, menurut Meitty, bertujuan untuk mempromosikan Lampung ke pasar internasional serta mendorong perbaikan dan peningkatan infrastruktur, fasilitas pariwisata, dan obyek wisata di wilayah tersebut sehingga dapat menjadi salah satu tujuan wisata dunia.

"Hal ini dapat menarik minat kedatangan wisatawan mancanegara ke wilayah Lampung dan pada akhirnya tidak hanya akan mendorong pertumbuhan pembangunan sektor pariwisata, namun juga sektor-sektor pendukungnya di propinsi Lampung, seperti pembangunan hotel baru dan obyek pariwisata lainnya," tutupnya.