Panen buah naga. FOTO: ANTARA
Selain memperkenalkan berbagai jenis buah-buahan kepada pengunjung, juga menjadi objek wisata baru di Garut

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, merencanakan pembangunan wisata kebun buah-buahan yang ditargetkan selesai akhir tahun 2013.

"Gagasan awal dari kita dan ingin mulai pembangunannya 2012 sekarang, mudah-mudahan tahun 2013 sudah terbangun, sebagai objek pariwisata baru," kata tatang Hidayat, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Garut.

Pembangunan wisata kebun buah itu, di areal lahan seluas 30 hektar di kawasan Desa Haruman, Kecamatan Kadungora, yang lokasinya strategis tidak jauh dari jalan raya utama Bandung-Garut.

Fasilitas yang akan dibangun di wisata kebun buah, yakni gerbang utama masuk, tempat peribadatan, rest area, restoran, bendungan sebagai penampungan air.

Sedangkan jenis buah yang akan ditamani sementara yaitu buah durian, lengkeng, berbagai jenis jambu dan jeruk, bahkan jeruk garut sebagai buah khas daerah Garut.

"Buah jeruk yang kita tanam sementara, cocok di lahan tanah daerah sana, tumbuh buahnya juga berkelanjutan," kata Tatang.

Pembangunan kebun buah itu, kata Tatang melibatkan bantuan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pusat dengan jumlah anggarannya belum diketahui.

Sebelum dilakukan pembangunan, Tatang akan terlebih dahulu mengundang konsultan perencanaan, sehingga dapat diketahui besaran anggaran yang harus disiapkan.

"Pembangunannya dari APBD, dari Gubernur dan pusat, dananya tidak ditanggung semua oleh kita," katanya.

Ia berharap, setelah dibangunnya wisata kebun buah itu, selain memperkenalkan berbagai jenis buah-buahan kepada pengunjung, juga menjadi objek wisata baru di Garut.

Dampak lain keberadaan kebun buah itu, kata Tatang dapat menumbuhkan perekonomian baru masyarakat sekitar wisata seperti menjual berbagai macam produk dagangan atau jasa.

"Pasti, dengan adanya kebun buah ini bisa berdampak tumbuhnya ekonomi masyarakat," kata Tatang.

Penulis: /WBP