Merek-Merek Ini Dianggap Populer di Jagad Digital

TRAS & CO memberi penghargaan kepada merek-merek populer di jagad digital 2017 di Ayana MidPlaza, Jakarta, Kamis,(8/6) (-/-)

Oleh: Mashud Toarik / MT | Kamis, 8 Juni 2017 | 23:43 WIB

JAKARTA - Membangun merek populer di dunia digital menjadi keharusan bagi setiap brand yang ingin eksis dan tetap menjaga market share-nya. Eksitensi di dunia digital juga seiring tren perilaku konsumen yang serba digital, membuat banyak merek harus ekstra memacu diri melakukan digital branding agar tetap jadi pilihan dan paling populer di benak netizen.


Tidak mudah menjadi populer di tengah persaingan bisnis yang kian keras. Kreativitas juga tidak cukup untuk menjadi pemenang saat ini. Selain membutuhkan kapasitas, dan inovasi, kemampuan me-monetize inovasi dan kreativitas menjadi kunci memenangkan persaingan saat ini. Apalagi, sesuai data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJI), bahwa jumlah pengguna internet angka di atas 132,7 juta pengguna internet. Ini merupakan pasar seksi bagi brand yang ingin besar dan punya kapasitas untuk bersaing.

“Banyak brand mulai aware dengan digital, dan sudah hadir di banyak digital channel, baik untuk sekedar enggagement, tetapi juga menaikkan sales revenue mereka, karena itu, kesadaran tersebut adalah cara tepat untuk menyapa dan mempertahankan exsisting customer-nya dengan baik, sehingga bisa tetap survive dan berkembang,” ujar Tri Raharjo, Chairman Tras N Co Research.

Untuk mengukur popularitas sebuah merek di mata netizen, Tras N Co Research menggagas pengukuran popularitas merek di internet melalui ajang Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2017.

Acara pemberian penghargaan pada merek-merek ternama di jagad digital itu digelar Tras N Co Research di Jakarta, Kamis Malam, (8/6). Tri Raharjo mengungkapkan, pihaknya menggunakan tiga parameter penilaian dalam ajang tersebut yakni Search Enggine Based, Social Media Based dan Website Based.

Tri menyampaikan, dalam menentukan merek terpopuler Tras N Co menggandeng IMFocus sebagai partner kerja dalam melakukan Survei Digital Popular Brand pada Maret hingga Mei 2017. Jumlah merek yang disurvei dalam ajang ini sebanyak lebih dari 1.000 merek dan 130 kategori produk dengan metodologi internet based survei.

“Untuk melakukan riset ini kami melakukan 7 (tujuh) tahapan proses yaitu: Pertama, Mapping & Pengelompokan Merek. Kedua, Pengumpulan Nama Website, FB, Instagram & Youtube peserta. 3. Extract Data dari 3 Pihak Independent 4. Pemberian Score Berdasarkan Pembobotan 5. Final Scoring & Quality Control 6. Rapat Keabsahan Score FINAL 7. Pengumuman Score Final,” imbuhnya.


Adapun merek-merek yang berhasil menerima penghargaan di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2017 yaitu, Comforta kategori Springbed, Elextrolux kategori Vacuum Cleaner, Carvil Kategori Sepatu Kerja Pria, Kokola Kategori Popular Brand of Halal Biscuit, Green Angelica Kategori Hair Tonic, Srikaya Kategori Selai, SPECS Kategori Sepatu Olahraga, Pakaian Olahraga, Tas Olahraga, Fiesta Kategori Frozen Food, Nivea Kategori Sunblock Cream dan Hand & Body Lotion, Hansaplast Kategori Koyo dan Plester Luka, Neo rheumacyl Kategori Cream otot, Revlon colorsilk kategori Semir/ Cat rambut, AIA Kategori Asuransi Kesehatan, Kunyit Asem Sido Muncul kategori Minuman Kesehatan Wanita.

Penghargaan Pertama

Selain itu TRAS & Co juga memberi penghargaan Pertama di Indonesia bagi merek-merek yang dianggap inovatif dan selalu meningkatkan kualitas layanan atau pun produk untuk meraih kepecaryaan dan kesetiaan konsumennya.

Penghargaan "Pertama Di Indonesia" menurut Tri Raharjo juga diberikan kepada perusahaan yang mempunyai prestasi inovasi dan karya yang berhasil diciptakan guna meningkatkan daya jual produk atau jasa dengan menjadi pionir di kategori bisnisnya.

Dalam menentukan pemenang di kategori bisnis dan industrinya, Tras N Co Research melakukan survei terhadap 100 perusahaan yang terpilih dan tersurvei, yang dinilai telah berhasil menciptakan inovasi dan karya Pertama Di Indonesia. “Metodologi Penilaian "Pertama Di Indonesia" berdasarkan tiga aspek penilaian yaitu: The First Aspect, Evidence Aspect dan Validation Aspect,” imbuhnya.


Untuk kategori Penghargaan Pertama dimenangkan oleh merek-merek berikut: 7 Dates, karena klaim minuman 7 butir kurma tanpa pengawet dan pemanis buatan Pertama Di Indonesia, Royal Kontraktor klaim peluang bisnis kantor agen kontraktor yang pertama di Indonesia, Softex Daun Sirih klaim inovasi pembalut dan pantyliner pertama yang menggunakan ekstrak alami daun sirih yang telah teruji secara klinis oleh Australian Dermatologist serta memiliki sertifikat halal, Fiber Star Klaim sebagai perusahaan Infrastruktur Jaringan fiber optik dengan konsep neutrality pertama di Indonesia.


Lalu Total Almeera, Deterjen halal Pertama Di Indonesia, Female Apartment Klaim Apartemen Khusus Wanita Pertama di Indonesia, MNC Bank, Klaim aplikasi Pertama Di Indonesia yang mengajarkan anak-anak untuk mengelola keuangan sejak dini, Evenciio Margonda Klaim inovasi pemasaran apartemen drive thru pertama di Indonesia, Breadlife klaim Baked Cheese Tart Pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia, In The Box, Klaim kategori Bed In The Box Pertama Di Indonesia, dan Celv Clinic Klaim klinik treatment Laser Cutera Excelv Pertama Di Indonesia.




Sumber: Majalah Investor
ARTIKEL TERKAIT