Evos eSport Bangun Reputasi di Kompetisi Gaming

EVOS sebagai pioneer e-sport dengan tim revolusioner Indonesia siap bertanding di ajang bergengsi dunia. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 29 September 2017 | 08:32 WIB

Jakarta - Melesatnya pertumbuhan game online secara global, mendorong terbentuknya tim dan kompetisi gaming, baik secara lokal maupun internasional. Maklum saja, kompetisi ini menyediakan reward hingga puluhan miliar rupiah bagi juaranya.

Salah satu organisasi e-Sports profesional yang saat ini tengah meniti anak tangga adalah Evos eSports. Klub yang terbentuk sejak September 2016 ini, digadang-gadang bakal memperkuat dunia e-Sport di Indonesia.

Evos membangun reputasi mereka lewat ajang kompetisi gaming profesional antara lain, Dota 2, League of Legend, Mobile Legends, dan Arena of Valor. Sampai saat ini, Evos telah melewati tak kurang dari 14 turnamen bergengsi.

"Paling berkesan adalah 2nd- SEA Open Qualifiers Kiev Major di Maret 2017. Kami merupakan satu-satunya tim Indonesia bisa menembus 3 besar. Itu merupakan pencapaian paling jauh dalam sejarah tim Indonesia," ungkap co-founder Evos eSports, Hartman Harris, kepada Beritasatu.com, Jumat (29/9).

Berselang sebulan, lanjut Hartman, Evos kembali unjuk gigi dan berhasil membawa pulang trofi juara ketiga dalam turnamen Manila Masters Regional Qualifiers SEA pada April 2017.

"Merebut gelar juara bukannya tanpa hambatan. Kendala terbesar adalah menyiapkan mental pemain agar tetap fokus dan tidak gugup, terlebih saat melawan tim-tim besar luar negeri," jelasnya.

Hartman mengakui, aspek kekeluargaan merupakan kunci terbentuknya tim yang solid. Salah satu cara untuk meningkatkan kekeluargaan dalam tim antara lain dengan mengadakan aktivitas di luar latihan, seperti menonton film, olahraga dan sebagainya.

"Kita tidak hanya mendidik tim menjadi pemain profesional, tapi kita juga menjadikan Evos sebagai rumah. Saya yakin, bakat dan kemampuan besar tidak berarti apa-apa jika tidak memiliki rasa kekeluargaan antar anggota," tambah Hartman.

Menyoal langkah selanjutnya, Evos tengah membentuk tim untuk bertarung di game lain. Saat ini, kata Hartman, di Indonesia mereka sudah memiliki tim Dota 2, Mobile Legends, dan Arena of Valor. Sementara di Vietnam, Evos memiliki tim League of Legends.

"Untuk ke depan, kami ingin masuk ke beberapa tim lain di sejumlah negara seperti Malaysia, Thailand dan Singapura," jelas Hartman.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT