Jack Ma Ungkap Peran Tiga E dalam Perkembangan Teknologi

Jack Ma Ungkap Peran Tiga E dalam Perkembangan Teknologi
Executive Chairman Alibaba, Jack Ma, berdialog dengan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, dalam sesi pleno "Disrupting Development: Digital Platforms and Innovation" di sela acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018, Nusa Dua, Bali, Jumat 12 Oktober 2018. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 12 Oktober 2018 | 21:36 WIB

Nusa Dua - Misi Alibaba Group untuk memudahkan bisnis di mana saja telah membantu berbagai pengusaha kecil di Tiongkok untuk mendapat keuntungan dengan cara yang paling efisien. Namun, apakah model ini dapat diterapkan di negara seperti Afrika dan Asia Selatan untuk perkembangan digital mereka?

Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, menanyakan hal itu kepada Executive Chairman Alibaba, Jack Ma, pada sesi pleno "Disrupting Development: Digital Platform and Innovation" di sela acara pertemuan tahunan IMF-World Bank, di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10).

"Ya, berkat kehadiran internet. Menurut saya, internet diciptakan untuk negara berkembang," kata Jack Ma menjawab pertanyaan tersebut.

Pendiri Alibaba ini melihat persamaan di antara negara-negara berkembang dan Tiongkok 19 tahun yang lalu, saat raksasa e-commerce ini memulai perusahaannya dengan 18 pegawai di sebuah apartemen kecil, di Hangzhou, Tiongkok.

Menurut Jack Ma, saat itu tidak ada infrastruktur untuk pasar daring, sistem pembayaran melalui ponsel, dan jaringan logistik. Hal ini, adalah peluang yang baik.

"Dengan tidak adanya infrastruktur, para wirausaha seperti kami memiliki kesempatan untuk membangunnya.Namun, jangan kira Anda akan sukses di tahun berikutnya. Anda harus bersiap-siap untuk 10 tahun yang akan datang," katanya.

Jack Ma sendiri percaya bahwa di suatu tempat seperti di Afrika, ada kesempatan yang sama untuk membangun infrastruktur yang penting. Namun, seperti di Tiongkok, para pelaku wirausaha yang harus memimpin pembangunan ini. "Para wirausaha-lah yang menjalankan bisnis dan merekalah yang memiliki mimpi," ujarnya.

Menurutnya, entrepreneurship (kewirausahaan) adalah salah satu dari tiga 'E' untuk perkembangan teknologi digital, di mana dua lainnya adalah education (pendidikan) dan e-government (kegiatan pemerintahan berbasis internet).

Setidaknya, kata Jack Ma, beberapa infrastruktur seperti logistik dan teknologi, harus disiapkan agar para wirausaha dapat memulai bisnisnya. Akan tetapi, para pebisnis pemula ini juga masih membutuhkan pelatihan serta regulasi yang mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

Dalam bidang edukasi, Alibaba Business School dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) meluncurkan e-Founders Initiative. Pelatihan intensif selama dua minggu di kantor pusat Alibaba di Hangzhou ini, membekali para pelaku wirausaha dengan informasi seputar cara meningkatkan kemampuan untuk e-commerce, sistem logistik dan pembayaran melalui ponsel, serta pemanfaatan data untuk memahami preferensi konsumen. Program ini, berencana untuk memberdayakan 1.000 wirausaha di negara berkembang dalam lima tahun ke depan.

Untuk bidang pemerintahan, Jack Ma mendukung pertumbuhan Electronic World Trade Platform (eWTP) yang merupakan gerakan dari berbagai pemangku kepentingan yang bertujuan untuk memudahkan usaha kecil menengah untuk berpartisipasi dalam perdagangan global dan berkontribusi kepada perkembangan ekonomi digital. Ide ini dicetuskan oleh Jack Ma dan diakui oleh negara-negara yang tergabung dalam G20, Organisasi Pengembangan Industri PBB, dan negara-negara seperti Malaysia dan Belgia.

Jack Ma mengatakan, fokus pada pemerintahan berbasis digital sama pentingnya bagi pemerintahan itu sendiri maupun bisnis. "Pemerintah perlu beroperasi secara elektronik. Jika tidak, maka mereka tidak cukup pintar untuk mengikuti perkembangan pasar dan teknologi," tandasnya.

Jack Ma juga memberikan saran untuk menerapkan tiga pendekatan bisnisnya yang kini dikenal banyak orang, yaitu IQ, EQ, dan LQ. "Jika kita fokus pada hal tersebut, wirausaha dapat mencapai kesuksesan," kata Jack Ma.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE