Gandeng Tokopedia, OVO Jadi Platform Pembayaran Digital Terbesar

Gandeng Tokopedia, OVO Jadi Platform Pembayaran Digital Terbesar
Ilustrasi OVO. ( Foto: Istimewa )
Emanuel Kure / FER Rabu, 31 Oktober 2018 | 18:56 WIB

Jakarta - OVO, platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, mengumumkan kemitraan dengan e-commerce marketplace terkemuka, Tokopedia. Pengguna Tokopedia akan dapat memilih OVO sebagai metode pembayaran untuk pembelian mereka.

Kemitraan ini memperluas penggunaan OVO ke ranah e-commerce, menjadikan OVO sebagai platform pembayaran digital dengan penerimaan terluas di Indonesia. Pendekatan terbuka OVO terhadap perdagangan non-tunai secara langsung mendukung visi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendigitalisasi perekonomi Indonesia di bawah inisiatif Gerakan Non-Tunai (GNT).

Director of Enterprise Payments OVO, Harianto Gunawan, mengatakan, kemitraan dengan Tokopedia merupakan bagian dari strategi tiga pilar OVO untuk memperkenalkan pembayaran digital kepada seluruh masyarakat Indonesia, yaitu, pertama dengan toko ritel (mal, warung, toko kelontong, dan lainnya), kedua dengan layanan online-to-offline (O2O) melalui kemitraan dengan Grab, dan sekarang melalui e-commerce.

Hasilnya, lanjut Gunawan, saat ini ekosistem terbuka OVO menjadi platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, baik berdasarkan jumlah transaksi maupun jangkauan. Kemitraan bersama Tokopedia akan menambahkan 80 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia ke dalam 60 juta basis pengguna OVO. Kemitraan ini juga akan menambahkan lebih dari 4 juta mitra pedagang Tokopedia ke dalam jaringan merchant terdepan yang meliputi mal, warung, serta mitra GrabFood dan agen Kudo.

"Kemitraan ini memvalidasi strategi kami untuk menghadirkan platform pembayaran untuk perusahaan di Indonesia, baik secara online maupun offline. Bekerja sama dengan para mitra merupakan cara paling efisien untuk menghadirkan semakin banyak tempat dimana konsumen dapat go cashless. Setiap mitra yang bekerja sama dengan kami, membawa kami lebih dekat kepada tujuan kami untuk menjadikan pembayaran digital tersedia bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja," kata Gunawan, di Jakarta, Rabu, (31/10).

CEO OVO, Jason Thompson, mengungkapkan, pihaknya memiliki pandangan yang optimistis di akhir tahun 2018 ini. Setelah mengukuhkan diri sebagai platform pembayaran digital nomor satu berdasarkan volume transaksi, pihaknya berharap kemitraan dengan Tokopedia dan menambahkan e-commerce ke dalam ekosistem yang akan mempercepat pertumbuhan OVO.

"Kami berharap segera melihat peningkatan pengguna baru dan jumlah transaksi yang signifikan untuk mendorong kepemimpinan OVO di berbagai pasar," ujar Jason.

Sementara itu, COO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, menuturkan, pihaknya sangat senang dapat bekerja sama dengan OVO dan menawarkan cara baru untuk membayar bagi pengguna.

"Sebagai perusahaan teknologi, platform kami melayani hampir 80 juta pengguna per bulan. Bersama dengan OVO, kami tidak hanya memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman kepada pengguna kami, tetapi juga menyediakan opsi pembayaran yang dapat digunakan secara luas, baik secara online maupun offline serta turut meningkatkan inklusi keuangan. Kemitraan ini membawa kami satu langkah lebih dekat dengan misi kami mencapai pemerataan ekonomi secara digital," tegas Juminto.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE