Perkuat Kemampuan Kecerdasan Buatan, BlackBerry Akuisisi Cylance US$ 1,4 M

Perkuat Kemampuan Kecerdasan Buatan, BlackBerry Akuisisi Cylance US$ 1,4 M
Logo Blackberry. ( Foto: AFP )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 7 Desember 2018 | 23:34 WIB

California, AS - BlackBerry Limited menandatangani persetujuan untuk mengakuisisi secara penuh Cylance, penyedia kecerdasan buatan dan keamanan siber sebesar US$ 1,4 miliar tunai, ditambah insentif karyawan yang belum diperhitungkan. Akuisisi tersebut diharapkan rampung sebelum Februari 2019.

"Saat ini kami menunggu persetujuan regulator dan dalam tahap penyelesaian akhir," kata Executive Chairman and CEO of BlackBerry, John Chen, dalam keterangannya, Jumat (7/12).

Dia mengatakan, keahlian Cylance dalam pengembangan kecerdasan buatan dan keamanan siber akan melengkapi portofolio Blackberry, terutama untuk UEM dan QNX. "Kami senang dapat membawa tim Cylance dan menggabungkan kemahiran teknologi kami," ujar dia.

Dia meyakini kerja sama dengan Cylance dalam meningkatkan kemampuan privasi, keamanan mobilitas, dan sistem embedded akan membantu BlackBerry Spark dalam merealisasikan Enterprise of Things.

Berdasarkan Internet of Things Backbone Survei yang dilakukan oleh Gartner, keamanan dinilai sebagai aspek yang paling penting dalam kesuksesan IoT (35 persen). aspek privasi (25 persen) dan potensi risiko & liabilitas (25 persen) juga termasuk dalam lima aspek terpenting dalam IoT.

Cylance merupakan pionir dalam pengaplikasian kecerdasan buatan, sains algoritma, dan machine learning ke dalam perangkat lunak keamanan siber yang terbukti efektif memprediksi dan mencegah ancaman siber baik yang belum ataupun yang sudah dikenali pada fixed endpoints.

Perusahaan tersebut telah menjadi pemimpin pasar yang menyediakan advanced and lightweight agent yang terpasang pada endpoint, mampu beroperasi secara online maupun offline, dan hanya membutuhkan memori dan daya yang kecil.

Didirikan pada tahun 2012, Cylance mampu menghasilkan pendapatan yang cukup besar dan memiliki 3.500 pelanggan korporat, termasuk 20 persen dari nama-nama perusahaan yang terdaftar dalam Fortune 500. “Tim ahli keamanan siber kami sangat cocok untuk BlackBerry. Pelanggan, tim, dan teknologi kami dapat merasakan manfaat langsung dari jangkauan global BlackBerry yang luas,” kata Co-Founder, Chairman, dan CEO Cylance, Stuart McClure.

Dia antusias ingin mengabungkan kekuatan mobilitas dan keamanan BlackBerry dan teknologi kecerdasan buatan Cylance yang canggih untuk menyediakan layanan single platform.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE