Kerabat korban meninggal di tragedi penembakan SD Sandy Hook di Amerika.

Meriden, Connecticut – Pria bersenjata yang membunuh 20 anak dan enam orang dewasa di SD Sandy Hook, Connecticut, telah memuntahkan 154 peluru dalam waktu kurang dari lima menit, demikian menurut dokumen pengadilan yang dirilis Kamis (28/3) waktu setempat.

Para penyidik juga menemukan kliping koran tentang penembakan masal, kuitansi dari tempat latihan menembak, dan sertifikat dari asosiasi penembak nasional di rumah pelaku Adam Lanza, yang bunuh diri usai beraksi.

Untuk menjalankan aksinya itu, Lanza menggunakan magazine berkapasitas 30 peluru, kata Gubernur Connecticut Dannel Malloy, setelah hasil penggeledahan mobil dan rumah Lanza dinyatakan boleh diungkap ke publik.

"Kami sekarang tahu bahwa dia meninggalkan magazine yang lebih kecil di rumah," kata Malloy dalam sebuah pernyataan tertulis.

"Itulah tepatnya kenapa kita perlu melarang magazine besar dan memperketat larangan pada senapan serbu."

Rumah model jaman kolonial bercat kuning pucat yang dulu ditempati Lanza dan ibunya berada tepat diseberang jalan dari rumah siswa umur enam tahun, Dylan Hockley, yang tewas dalam pelukan gurunya di peristiwa pembantaian itu. Keluarga Hockley sejak itu pindah ke bagian lain kota itu.

Hasil penggeledahan menunjukkan kalau Lanza memiliki banyak senjata selain senapan serbu tipe AR-15 dan dua pistol yang digunakannya dalam serangan 14 Desember 2012 itu.

Serangan dimulai dari rumahnya sendiri, di mana dia menembak hingga tewas ibunya Nancy Lanza, lalu mengendarai mobil menuju SD tempat dia dulu juga pernah bersekolah.

Selain setumpuk senjata, tiga pedang samurai dan berkotak-kotak peluru juga ditemukan, plus beberapa barang yang menurut polisi bisa menjadi petunjuk tentang apa yang dipkirkan Adam Lanza saat itu.

Salah satunya adalah kliping koran New York Times tahun 2008 tentang penembakan di sebuah sekolah di Illinois dan buku tentang sindrom Asperger dan autisme. Teman-teman keluarga Lanza pernah mengatakan kalau Adam Lanza menderita sindrom Asperger, salah satu jenis autisme.

Dokumen pengadilan menyebutkan hasil penggeledahan lainnya seperti senapan Enfield Albian, senapan Savage Mark II, satu revolver, tiga pedang samurai dengan bilah berukuran 28 inci sepanjang 6 kaki, dan semacam tombak dengan dua ujungnya bermata pisau.

Polisi juga menyita hard drive komputer dan penyimpanan senjata di kamas Adam Lanza. Beberapa orang yang pernah diwawancarai FBI mengatakan Lanza seorang pecandu video game, termasuk permainan “Call of Duty."

Penulis: Heru Andriyanto/HA

Sumber:Reuters