Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memeriksa unit artileri jarak jauh bersama petinggi militer Korea Utara

Beijing - Para diplomat penting China dan Amerika Serikat Sabtu (13/4) berjanji untuk bekerja sama dalam menyelesaikan krisis di semenanjung Korea. Saat ini terjadi ketegangan memuncak dimana Korea Utara mengancam bakal meluncurkan rudal berhulu ledak nuklir.

"Untuk mengatasi masalah nuklir Korea menjadi kepentingan umum dari semua pihak," kata Penasehat Negara China Yang Jiechi menjelang jamuan santap malam formal dengan tamunya Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

"Itu juga merupakan tanggung jawab bersama dari semua pihak," tambah Yang, yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Beijing.

"China akan bekerja sama dengan pihak-pihak lain yang relevan termasuk Amerika Serikat untuk memainkan peran yang konstruktif," imbuhnya.

Pejabat tersebut tidak memberikan rincian langkah-langkah konkret yang telah disetujui. Tetapi Kerry mengatakan mereka akan melakukan "diskusi lebih lanjut untuk menurunkan sangat cepat dengan spesifisitas besar tentang bagaimana kita akan mencapai tujuan itu".

China telah mendukung Korea Utara sejak akhir Perang Korea pada tahun 1953 dan menjadi satu-satunya sekutu besar serta penyedia sebagian besar perdagangan dan bantuan.

Kerry sebelumnya menekan Beijing untuk menggunakan pengaruhnya dengan Pyongyang guna mencoba menenangkan krisis.

"China dan Amerika Serikat harus bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan perlucutan senjata nuklir dari semenanjung Korea," katanya.

"Baik China dan Amerika Serikat sekarang dihadapkan dengan situasi internasional yang kompleks dan cepat berubah," ujar Yang.

Penulis: /YUD

Sumber:AFP, Antara