Perempuan Arab Saudi turun dari mobil yang tidak bisa dia kendarai

Jakarta - Jutawan dan bangsawan Arab Saudi, Pangeran Al Walid bin Talal, keponakan Raja Abdullah, secara terbuka mendukung perempuan Arab Saudi untuk mengemudi. Menurutnya kebijakan itu akan menguntungkan secara ekonomi.

Arab Saudi merupakan satu-satunya negara yang secara resmi melarang perempuan mengemudikan kendaraan bermotor. Akibatnya negara itu sangat tergantung pada pengemudi dari negara lain.

"Melarang perempuan mengemudi akan memberikan pekerjaan bagi setidaknya 500.000 pengemudi asing dan itu mempunyai dampak sosial dan ekonomi bagi negara," tulis sang pangeran dalam akun Twitter-nya, Minggu (14/4).

Dia tidak secara rinci menyebut keuntungan ekonomi yang diraih jika perempuan Arab Saudi dibolehkan memegang kemudi. Tetapi sejumlah pejabat Arab Saudi sudah mulai mengeluhkan banyaknya uang untuk menggaji para pekerja asing.

Arab Saudi mempekerjakan sekitar sembilan juta pekerja asing. Negara itu sudah mulai menerapkan peraturan ketat terhadap pekerja asing yang masuk negara itu secara ilegal untuk mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di sektor-sektor swasta yang sebelumnya hanya berkisar 10 persen.

Dalam akun Twitter-nya Pangeran Al Walid juga menegaskan dukungannya atas kebijakan pengetatan terhadap pekerja asing.

Penulis: Liberty Jemadu

Sumber:Reuters