CEO Apple, Tim Cook

Amerika Serikat - CEO Apple Tim Cook akan berhadapan dengan para senator di Amerika Serikat karena perusahaanya dituduh melakukan penggelapan pajak miliaran dolar.

Cook, bersama Direktur Keuangan Apple Peter Oppenheimer, dan kepala bagian pajak Apple Phillip Bullock akan mengklarifikasi laporan yang mengatakan bahwa Apple dengan sengaja membuat anak perusahaan yang tidak terafiliasi dengan negara manapun untuk menghindari membayar pajak.

"Apple tidak puas dengan menghindari pajak tinggi dengan cara mentransfer keuntungannya ke negara-negara dengan pajak rendah. Mereka benar-benar tidak ingin membayar pajak mereka senilai puluhan miliar dolar dengan cara membuat perusahaan tanpa negara yang jelas," ujar Senator Carl Levin dari Michigan.

Apple diperkirakan memiliki aset senilai $102 miliar di luar negeri dan perusahaan tersebut diduga mengirim keuntungannya ke perusahaan terafiliasi di Irlandia dimana pajak di sana kurang dari 2 persen, dibandingkan dengan pajak perusahaan 35 persen di AS.

Salah satu perusahan terafiliasi tersebut, Apple Operations International yang merupakan holding company Apple di luar negeri, mencatat laba $30 miliar antara tahun 2009-2012 namun tidak membayar pajak sepeser pun karena perusahaan tersebut tidak tercatat sebagai wajib pajak di negara mana pun.

Kepada Securities and Exchange Commission AS, Apple mengakui bahwa mereka mempunyai laba $40 miliar di luar AS, yang mana tidak sepeser pun dari laba tersebut dibayar ke pemerintah AS. Jika laba tersebut dikembalikan ke AS, maka Apple akan terkena pajak $13,8 miliar.

Apple sendiri mengatakan telah membayar pajak kepada pemerintah AS sebesar $6 miliar tahun lalu. Apple juga membantah bahwa pihaknya bermanuver untuk menghindari membayar pajak di AS.

Malah Apple mengatakan dengan mendirikan anak perusahaan di negara lain, Apple bisa menekan pajak secara legal sehingga perusahaan memiliki uang lebih banyak yang digunakan untuk berinvestasi dan mendorong perekonomian AS.

Dalam laporan kepada Senat, dikatakan bahwa apa yang dilakukan Apple adalah legal, namun hal ini menunjukkan kelemahan dalam sistim perpajakan AS. Senat juga tengah menyelidiki modus penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan lain seperti Microsoft dan Hewlett-Packard.

Penulis: Faisal Maliki Baskoro/FMB

Sumber:Bloomberg