Mustafa Abdul Jalil, pemimpin sementara Libya

Khadafi masih di Libya

Pemerintah baru Libya akan diumumkan dalam waktu tujuh sampai sepuluh hari ke depan, demikian kata Mahmud Jibril, orang nomor dua di jajaran pimpinan Dewan Peralihan Nasional Libya (NTC)di New York, Selasa (20/9).

"Pemerintah akan diumumkan dalam waktu satu pekan, paling lama sepuluh hari," terang Jibril kepada wartawan dalam pertemuan dengan menteri luar negeri kelompok negara G8, setelah para pemimpin baru Libya diterima di markas PBB.

Sebelumnya Minggu (18/9), Jibril mengatakan harus menunda pengumuman jajaran pemerintah baru Libya karena terhambat pada negosiasi di menit-menit terakhir.

Jibril, yang juga mantan pejabat dalam pemerintahan Muamar Khadafi, saat itu mengatakan banyak kandidat untuk kabinet baru yang telah disepakati. Meski demikian beberapa portofolio lain masih harus dirundingkan.

Sementara itu pemimpin sementara Libya Mustafa Abdel Jalil kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama, mengatakan mantan pemimpin Libya, Muamar Khadafi masih berada di Libya, kata seorang pejabat AS.

"Jalil mengatakan dia yakin Khadafi masih di Libya," kata Derek Chollet, direktur senior untuk perencanaan strategis di Dewan Keamanan Nasional AS, setelah kedua pemimpin itu bertemu di PBB.

Mantan pemimpin Libya itu diperkirakan bersembunyi di Libya, meskipun anggota-anggota keluarganya telah melarikan diri ke Aljazair dan Niger setelah pemberontak yang didukung serangan udara NATO membanjiri Tripoli pada 23 Agustus silam.

Penulis:

Sumber:-