Kanselir Jerman, Angela Merkel

Washington - Keruwetan terkait laporan penyadapan telepon Kanselir Jerman, Angela Merkel, kian rumit pada Minggu (27/10). Amerika Serikat membantah bahwa Presiden Barack Obama secara pribadi sudah lama tahu badan intelijen AS menyadap telepon Merkel.

Juru bicara National Security Agency (NSA) - salah satu badan intelijen AS yang diyakini berada di balik penyadapan para pemimpin dunia itu - mengatakan bahwa laporan yang santer diberitakan media-media Jerman itu salah.

Sebelumnya di hari yang sama sejumlah media Jerman menulis bahwa Kepala NSA, Keith Alexander, sudah memberitahu Obama bahwa NSA telah menyadap telepon seluluer Merkel sejak 2010.

"Alexander tidak pernah mengabarkan kepada Obama adanya operasi intelijen yang melibatkan Kanselir Jerman, Merkel, pada 2010," kata juru bicara NSA, Vanee Vines, di Washington.

"Laporan-laporan yang mengabarkan sebaliknya adalah tidak benar," kata Vines.

Penulis: Liberty Jemadu

Sumber:AFP