Pasukan elit Iran
Ahmadinejad mengatakan semua masalah di sini karena campur tangan asing.

Pasukan elit angkatan darat Iran Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) akan memulai latihan militer baru pada Ahad, kata kantor berita setempat Mehr, hari ini.

Komandan pasukan darat IRGC, Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour, mengatakan Sabtu bahwa latihan berkode-sandi Valfajr dilakukan di gurun Iran tengah dan di Provinsi Yazd tengah, kata laporan itu.

Latihan-latihan itu ditujukan untuk meningkatkan kesiapan tempur pasukan IRGC dan guna menunjukkan kehebatan IRGC dalam menghadapi ancaman yang mungkin datang dari "musuh non-regional," kata Pakpour seperti dikutip Mehr.

Awal bulan ini, pasukan darat IRGC melakukan dua latihan militer terpisah, salah satunya di dekat perairan selatan Iran dan dekat Selat strategis Hormuz.

Pakpour mengatakan, IRGC sudah benar-benar siap untuk membalas setiap tindakan agresi terhadap Republik Islam.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Jumat mengatakan semua masalah di kawasan itu adalah akibat campur tangan asing, setelah dua hari KTT dengan para sejawatnya dari Afghanistan dan Pakistan.

"Semua masalah datang dari luar. Untuk mendukung tujuan-tujuan dan ambisi-ambisi mereka ... mereka tidak ingin negara-negara kita berkembang," katanya dalam satu jumpa pers di Islamabad, tanpa secara khusus menyebut negara-negara asing itu.

Pusat pembicaraan dalam pertemuan itu adalah perang 10 tahun melawan Taliban di Afghanistan, di mana semua pihak dalam konflik itu kini sepakat bahwa perundingan-perundingan adalah satu-satunya solusi pada perang yang telah menewaskan ribuan orang itu.

Penulis: /FER