Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Serangan Teror di Istanbul, Obama Tawarkan Bantuan pada Turki

Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (AFP)

Washington DC- Presiden AS Barack Obama menyampaikan belasungkawa terhadap penyerangan di sebuah klub malam di Istanbul, Turki yang terjadi pada malam pergantian tahun. Obama memerintahkan timnya untuk menawarkan bantuan kepada otoritas Turki.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gedung Putih, Eric Schultz.

"Sore ini Presiden mendapatkan penjelasan dari tim keamanan nasional terkait serangan di Istanbul. Presiden menyampaikan duka yang mendalam pada korban yang tak bersalah yang telah kehilangan nyawanya," ujar Eric Schultz. Presiden juga telah memberikan pengarahan kepada timnya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh otoritas Turki bila diperlukan, dan memberikan laporan perkembangan kepadanya," papar Eric.

Sementara itu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Ned Price menyebutkan, AS mengecam penyerangan tersebut.

"Kekejaman tersebut dilakukan pada orang-orang yang tak bersalah, di mana banyak dari mereka sedang merayakan tahun baru. Tindakan para penyerang ini sangat biadab," tandasnya.

Ia menambahkan, "Kami menegaskan kembali bantuan AS terhadap AS, sekutu NATO kami, sebagai upaya berbagi kami untuk mengatasi dan melawan semua bentuk terorisme," tegasnya.

Penyerangan yang dilakukan terhadap kelab malam Reina yang berada di pantai Selat Bosphorus di Distrik Ortakoy yang padat penduduk itu menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai sekitar 40 orang lainnya.

Klub malam tersebut dikenal sebagai tempat berkumpulnya kalangan menengah atas yang dikenal sangat ketat penjagaannya dan hanya mengizinkan para tamu yang berpakain rapi yang boleh memasuki klub tersebut.

Klub yang berada di kawasan elite di Istanbul ini pada malam pergantian tahun baru juga mendapatkan penjagaan yang ketat dari aparat keamanan setempat.

 



Paulus Nitbani/PCN

The Telegraph