Pakistan Tuduh India Lancarkan Serangan Lintas Batas

Wilayah perbatasan Kashmir antara India dan Pakistan. (MSN News)

Oleh: Natasia Christy Wahyuni / WIR | Senin, 17 Juli 2017 | 16:51 WIB

Islamabad - Pakistan menuduh India menargetkan kendaraan militernya dan menewaskan empat tentara Pakistan dalam aksi penembakan lintas batas tanpa provokasi di wilayah sengketa Kashmir.

Insiden hari Minggu (16/7), itu terjadi antara dua pasukan negara bersenjata nuklir di kota Athmaqam distrik Neelum di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

“Kendaraan jatuh ke sungai Neelum. Empat tentara tenggelam, jenazah satu martir ditemukan, pencarian untuk tiga orang lagi masih berlangsung,” sebut pernyataan militer.

Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif mengutuk aksi penembakan tersebut, serta memuji respons cepat dari pasukan Pakistan untuk mengagalkan serangan itu.

Sementara itu, juru bicara untuk Kementerian Pertahanan India, Letkol Rajesh Kalia, mengatakan tidak mengetahui insiden tersebut. Wilayah Kashmir saat ini terbagi antara India dan Pakistan sejak akhir penjajahan Inggris pada 1947. Kedua negara tetangga sama-sama mengklaim penuh kawasan di lembah Himalaya tersebut.

Pakistan dan India kerap terlibat baku tembak di sepanjang Garis Kontrol, yaitu perbatasan de fakto Kashmir, meskipun kedua negara telah menandatangani gencatan senjata pada 2003. Setidaknya sembilan orang tewas dan tujuh orang terluka pada November lalu ketika baku tembak lintas batas mengenai para penumpang bis di desa Nagdar, wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Ketegangan mencapai tingkat bahaya pada September lalu karena kedua pihak saling menyalahkan atas serangan lintas batas. Sejak saat itu dilaporkan beberapa kali terjadi aksi penembakan di perbatasan.
India dan Pakistan telah mengalami tiga kali perang, pada 1948, 1965, dan 1971, dua diantaranya terkait Kashmir. Lebih dari 70.000 orang dilaporkan tewas dalam konflik Kashmir sejak 1989. India mempertahankan lebih dari setengah juta pasukan di wilayah sengeta tersebut.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT