Dari Ratusan Ribu, Milisi IS Kini Hanya Tersisa 2.000 di Raqqa

Tentara Irak menurunkan spanduk Islamic State (IS) atau ISIS. (AFP)

Oleh: Faisal Maliki Baskoro / FMB | Sabtu, 5 Agustus 2017 | 17:25 WIB

Raqqa - Sekitar 2.000 milisi Islamic State (IS)masih terkepung di ibu kota Suriah, Raqqa. Di era kejayaannya pasukan IS diperkirakan mencapai 200.000 lebih. IS mengambil alih Raqqa pada tahun 2014 dan menjadikannya ibu kota khilafah.

Brett McGurk, utusan khusus koalisi melawan IS, mengatakan pasukan koalisi yang didukung AS telah merebut kembali 45 persen wilayah Raqqa sejak operasi militer dimulai Juni lalu. Dia mengatakan bahwa milisi IS saat ini hanya mampu bertahan dan besar kemungkinan mereka akan tewas di dalam kota.

"Saat ini di Raqqa, IS berjuang untuk tiap blok dan mencoba bertahan hidup. Kemungkinan besar mereka akan tewas di Raqqa," kata McGurk.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) secara bertahap merebut kota sejak November dan melakukan serangan besar pada 6 Juni lalu.

Sementara itu, jumlah penduduk sipil di Raqqa masih simpang siur. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ada sekitar 20.000-50.000 warga yang masih berada di Raqqa.

Kekalahan di Raqqa adalah pukulan telak bagi IS setelah sebelumnya mereka juga dipukul mundur dari markas mereka di Mosul, Irak.

McGurk mengatakan IS diperkirakan kehilangan 78 persen wilayah mereka di Irak dan 58 persen di Suriah.

Perang di Suriah telah mengakibatkan 300.000 korban jiwa sejak konflik berawal enam tahun lalu, sementara diperkirakan 11 juta orang menjadi pengungsi atau kehilangan tempat tinggal.




Sumber: BBC
ARTIKEL TERKAIT