Trump: Program Nuklir Bisa Jatuhkan Rezim Korut

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menggunakan tongkat saat menginspeksi kawasan pemukiman (Rodung Simun, BBC)

Oleh: Jeanny Aipassa / WIR | Kamis, 10 Agustus 2017 | 16:33 WIB

Washington - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan program nuklir yang gencar dilakukan Korea Utara (Korut) dapat berujung pada kejatuhan rezim Kim Jong-un.

Peringatan tersebut disampaikan Trump menanggapi respon Korut yang menolak tawaran negosiasi dan mengancam akan menyerang Guam, fasilitas militer AS di Pasifik.

Dalam cuitan di akun Twitter-nya, Trump mengatakan, senjata nuklir AS saat ini jauh lebih kuat dari sebelumnya. AS dapat memimpin dunia melawan ancaman rudal Korut dengan kekuatan besar yang belum pernah terlihat sebelumnya.

"Mudah-mudahan kita tidak akan pernah menggunakan kekuatan ini, tapi tidak akan pernah ada waktu dimana kita bangsa terkuat di dunia!" Kata Trump dalam akun twitternya, Rabu (9/8).

AS menilai, sikap Korut yang aktif dengan peluncuran rudal jarak jauh, bukan hanya menentang resolusi PBB terkait program nuklir, tapi telah membawa negara itu makin terisolasi dan menjadi musuh dunia, bahkan bisa berujung pada kejatuhan pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, mengatakan Korut harus berhenti mengisolasi diri dan mundur dari program senjata nuklir tang ditentang dunia.

"Pyongyang harus menghentikan segala tindakannya yang bisa menyebabkan berakhirnya rezimnya dan menghancurkan rakyatnya sendiri," kata Mattis, seperti dikutip AFP, Kamis (10/8).

Pentagon juga menyatakan bahwa sangat berlebihan membandingkan kemampuan rudal AS dengan rudal jarak jauh Korut terbaru. Pyongyang pun disebut akan kalah dalam perlombaan senjata atau konflik apa pun dengan Amerika Serikat.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT