Trump: Aksi Militer Atas Korut Siap Sepenuhnya

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato tentang Suriah dari mansion Mar-a-di West Palm Beach, Florida, 6 April 2017. Trump memerintahkan serangan militer ke Suriah sebagai balasan atas serangan senjata kimia yang dia tuding dilakukan oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad. (AFP)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Jumat, 11 Agustus 2017 | 21:39 WIB

New Jersey - Presiden Amerika Serikat Donald Trump makin meningkatkan retorika atas Korea Utara (Korut), dengan mengatakan siap mengambil aksi militer jika negara Asia Timur itu "bertindak tidak bijak".

"Solusi militer sudah siap sepenuhnya, dikunci dan dipersenjatai, kalau Korea Utara bertindak tidak bijak. Semoga Kim Jong Un akan menemukan jalan lain!" tulis Trump di akun Twitter, Jumat (11/8).

Sebelumnya Trump mengatakan setiap ancaman dari Korut akan dihadapi dengan "api dan kemarahan" oleh AS, dan dia tidak hendak meralat kalimat bombastis itu. Bahkan menurutnya, bahasa yang dia pakai masih terlalu lembut.

"Mungkin itu masih kurang keras," kata Trump di klub golf miliknya di Bedminster, New Jersey, Kamis (10/8) kemarin.

Konflik dua negara yang memiliki senjata nuklir itu makin memanas, dan salah satu penyebabnya adalah pangkalan militer AS di Guam, pulau kecil di Pasifik.

Dari pulau ini, sejumlah pesawat pengebom B-1B dikirim ke Semenanjung Korea Selasa lalu, sehingga memicu kemarahan Pyongyang dan perang kata-kata dengan Washington.

Pada Kamis, media pemerintah Korut, KCNA, mengatakan para pemimpin militer sedang menggodok proposal untuk meluncurkan empat rudal jarak menengah Hwasong-12 ke perairan yang hanya berjarak kurang dari 25 mil dari pantai Guam. Rencana itu akan diajukan ke Kim pertengahan bulan ini, kata KCNA.

Menurut Penasihat Keamanan Dalam Negeri Guam, George Charfauros, rudal dari Korea Utara akan butuh 14 menit untuk mencapai Guam.

"Butuh 14 menit waktu terbangnya jika semua faktor berhasil dipenuhi dan bisa menembus semua lapisan pertahanan AS yang sudah terpasang," kata Charfauros.

Korut mengklaim waktu terbang rudalnya ke sasaran adalah 1.065 detik atau kurang dari 18 menit.

Trump menjawab ancaman Korut itu dengan kalimat ancaman juga.

"Lihat saja apa yang akan dia lakukan atas Guam," kata Trump merujuk pada Kim Jong Un.

"Kalau dia sampai melakukan sesuatu atas Guam, akan terjadi peristiwa yang tidak pernah disaksikan seorang pun sebelumnya. Anda akan melihat, dia juga akan melihat."




Sumber: CNN
ARTIKEL TERKAIT