Polisi Spanyol Tembak Mati 5 Terduga Teroris

Polisi berjaga-jaga setelah serangan teroris di Barcelona. (AFP)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Jumat, 18 Agustus 2017 | 16:51 WIB

Barcelona - Kepolisian Spanyol mengumumkan telah menembak mati lima terduga teroris di kota Cambrils karena melakukan serangan tabrak mobil, Jumat (18/8), hanya sehari setelah serangan serupa di Las Ramblas, Barcelona, yang menewaskan 13 orang.

Dalam serangan di Cambrils, tujuh orang termasuk satu polisi cedera dihantam sebuah mobil van yang sengaja diarahkan ke mereka, Jumat pagi. Mobil itu kemudian terbalik, dan ketika sejumlah pria keluar mereka langsung dihujani tembakan oleh polisi.

Mereka mengenakan sabuk peledak dan sejumlah bom rakitan ditemukan di mobil, kata polisi. Salah satunya menghunus pisau ketika keluar dari mobil.

Namun kemudian diketahui peledak yang dibawa orang-orang itu palsu.

Pada Kamis sore, sebuah mobil van sewaan menghantam rombongan turis dan warga setempat. Mobil itu bergerak zig-zag mencari target sebanyak mungkin. Pelaku tunggal dalam peristiwa itu berhasil lolos dan masih diburu aparat.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengumumkan masa berkabung selama tiga hari akibat peristiwa tersebut.

Aparat Spanyol menangkap dua orang terkait serangan tersebut, namun bukan di pengemudi van. Salah satunya adalah Driss Oubakir, karena dokumen miliknya dipakai untuk menyewa van tersebut.

Oubakir berusia sekitar 20an tahun,  kelahiran Maroko. Namun menurut media setempat dia berkeras tidak terlibat dan mengklaim bahwa dokumen miliknya telah dicuri orang.

Pria kedua yang ditangkap tidak disebutkan identitasnya.




Sumber: BBC
ARTIKEL TERKAIT