Dua Kubu Bentrok Pascaserangan Van Teroris di Barcelona

Aktivis kelompok sayap kanan Falange bentrok dengan ratusan demonstran antifasis di Las Ramblas pada Jumat (18/8) (AFP)

Oleh: Faisal Maliki Baskoro / FMB | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 15:54 WIB

Barcelona - Aktivis kelompok sayap kanan Falange bentrok dengan ratusan demonstran antifasis di Las Ramblas pada Jumat (18/8), sehari setelah insiden serangan van yang menewaskan 13 orang di Barcelona.

Kelompok Falange memprotes masuknya imigran Muslim ke Spanyol, menyalahkan para imigran sebagai pelaku teror dan kebijakan pemerintah yang menerima pengungsi dari Timur Tengah. Ketegangan antara kedua kelompok memuncak hingga terjadi bentrokan yang akhirnya dipisahkan oleh polisi antihuru-hara. Kelompok Falange akhirnya membubarkan diri.

Bentrokan terjadi di dekat lokasi serangan van yang menewaskan 13 orang dan 100 orang terluka akibat serangan van Kamis lalu.

Tersangka utama aksi terorisme di Barcelona, Moussa Qukabir tewas ditembak aparat kepolisian Spanyol, Jumat (18/8). Remaja 17 tahun itu termasuk di antara lima orang tersangka yang tewas ditembak aparat di Cambrills, lokasi aksi teror lainnya.

Mobil van Fiat, yang disewa oleh Oukabir, menabrak kerumunan orang di distrik Las Ramblas, Barcelona, Kamis (17/8) sore. Para korban tewas dan luka berasal dari 34 negara, termasuk Jerman, Pakistan, Prancis, dan Filipina.

Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sudah mengklaim serangan tersebut. Meskipun demikian, tidak jelas apakah para penyerang tersebut secara langsung berhubungan dengan ISIS atau hanya diinspirasi saja.




Sumber: Daily Mail
ARTIKEL TERKAIT