Ultimatum Spanyol: Dalam 8 Hari Batalkan Kemerdekaan Catalonia!

Polisi Spanyol membubarkan warga dari tempat pemungutan suara di Catalonia. (AP/CNN)

Oleh: Jeanny Aipassa / WIR | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:39 WIB

Barcelona -Pemerintah Spanyol memberikan waktu delapan hari bagi Catalonia untuk membatalkan deklarasi kemerdekaan. Hal itu, menjadikan posisi Pemimpin separatis Catalonia Carles Puigdemont terjepit.

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Mariano Rajoy, mengumumkan pemerintah pusat memberi waktu lima hari pertama bagi Puigdemont untuk memastikan apakah dia telah mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia ataukah tidak.

Rajoy menegaskan, jika Puigdemont memastikan pada hari Senin (16/10) bahwa dia telah mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia, pemerintah pusat akan memberi waktu tiga hari lagi untuk mencabut deklarasi tersebut.

"Jika Puigdemont memastikan telah mendeklarasikan kemerdekaan, maka Pemerintah Pusat akan menggunakan pasal 155 konstitusi negara untuk menangguhkan otonomi daerah bagi Catalonia dan memberlakukan peraturan langsung di bawah kepemimpimpinan Pemerintah Pusat," kata Rajoy, di Madrid, Rabu.

Rajoy diperkirakan akan mengadakan pemilihan regional yang cepat setelah mengaktifkan Pasal 155 konstitusi Spanyol yang memungkinkan dia memecat pemerintah daerah Catalan dan mencabut hak otonomi.

Rajoy mengadakan pertemuan kabinet darurat pada Rabu (11/10), untuk menyikapi deklarasi kemerdekaan Catalonia yang ditandatangani Puidgemont di hadapan Parlemen Catalonia, pada Selasa (10/10).

Meski menandatangani berkas deklarasi kemerdekan Catalonia, Puidgdemont menunda pengumuman untuk membuka kesempatan dialog dengan Pemerintah Spanyol untuk beberapa minggu ke depan.

PM Spanyol menuding Puigdemont telah menciptakan "kebingungan yang disengaja" bagi situasi politik di Cataloni dan Spanyol. Dengan memberikan waktu delapan hari bagi Puigdemont, Rajoy menegaskan dia ingin mengembalikan kepastian politik.

"Peringatan ini, merupakan upaya untuk memberi warga negara kejelasan dan keamanan yang diperlukan oleh sebuah pertanyaan yang sangat penting. Ada kebutuhan mendesak untuk mengakhiri situasi yang akan dialami Catalonia, mengembalikan keamanan dan ketenangan," ujar Rajoy.

Dia menegaskan, tindakan yang dilakukan kelompok separatis Catalonia telah membawa Spanyol menghadapi ancaman paling serius terhadap demokrasi berusia 40 tahun. Rajoy bahkan menuding kelompok separatis di bawah kepemimpinan Puigdemont telah meretas dan mengatasnamakan keputusan mereka aebagai keinginan seluruh rakyat Catalonia.

"Kepada pemimpin Catalonia, segera kembali pada konstitusi," kata Rajoy sambil.menegaskan menolak tawaran dialog dari pemimpin separatis Catalonia.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT