Jokowi Apresiasi Jepang Dukung AHA Centre

Presiden Joko Widodo (tengah) menghadiri KTT ASEAN 2017 di Manila, 13 November 2017. (Sekretariat Negara)

Oleh: Novy Lumanauw / WBP | Selasa, 14 November 2017 | 04:31 WIB

Manila - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi atas kontribusi positif Pemerintah Jepang mendukung aktivitas ASEAN Humanitarian Assistance (AHA) Centre.

“Jepang adalah salah satu mitra strategis dan mitra wicara pertama ASEAN. Secara khusus, saya ingin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Jepang bagi AHA Centre,” kata Presiden Jokowi pada KTT ke-20 Asean-Jepang yang digelar di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, Senin (13/11).

AHA Centre adalah organisasi antarpemerintah yang didirikan 10 negara anggota ASEAN pada 17 November 2014. Organisasi ini berperan memfasilitasi dan mengoordinasi kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), dan lembaga internasional. Tujuannya meningkatkan kolaborasi regional di bidang penanganan bencana.

Presiden Jokowi mengungkapkan, AHA Centre terlibat aktif membantu pemulihan kota Marawi di Filipina dan membantu mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar. “Kami mendorong agar organisasi ini terus diperkuat, termasuk ketersediaan sumber daya dan berharap Jepang tetap akan memberikan dukungan bagi AHA Centre,” katanya.

Selain itu, Jokowi juga berharap Jepang menjadi mitra utama ASEAN untuk memajukan keterbukaan ekonomi yang saling menguntungkan. “Negosiasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) harus segera diselesaikan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa peran Jepang dalam memelihara stabilitas dan keamanan di Semenanjung Korea sangat penting untuk menghindari perang terbuka. “Untuk itu, saya harap peran Jepang dalam mengupayakan terus dibukanya jendela bagi penyelesaian secara damai,” kata Presiden Jokowi.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT