Penduduk Sudan Selatan diterbangkan dari bandara  Khartoum, Sudan (14/5). Mereka adalah bagian dari 15 ribu penduduk Sudan Selatan yang dipulangkan, menggunakan pesawat sewaan
Ribuan penduduk Sudan Selatan dipecat jadi pegawai negeri

Pesawat terbang pertama berisi penumpang dari kamp pengungsian Sudan telah mengangkasa menuju Sudan Selatan.

Sebanyak 160 orang penumpang berada dalam pesawat yang lepas landas dari Khartoum, setelah sebelumnya mereka dijemput oleh bus dari kamp di Kosti.

Mereka hanya sebagian kecil dari sekitar 500 ribu penduduk Sudan Selatan, yang kehilangan kewarganegaraan Sudan, setelah wilayah Selatan mengumumkan kemerdekaannya tahun lalu.

Kedua negara terlibat perang, sebagian besar kontak senjata berlangsung dekat tambang minyak yang berada di perbatasan.

Sebanyak 15 ribu penduduk Selatan harus segera meninggalkan Sudan pada tanggal 5 Mei.

Sudan menolak mengijinkan mereka melakukan perjalanan dengan tongkang karena masalah keamanan.

Mereka kemudian melakukan perjalanan sejauh 300 kilometer dari Kosti menggunakan bus menuju ibu kota Sudan, tempat mereka kemudian diterbangkan.

Sejak Sudan Selatan merdeka, ribuan penduduk selatan dipecat jadi pegawai negeri.

Salah seorang penumpang pesawat mengatakan mereka tidak pernah mengunjungi tanah airnya.

"Ini adalah pertama kali bagi saya ke wilayah Selatan. Saya lahir disini," kata Cecilia Peter, 27 tahun, yang dipecat dari pekerjaannya sebagaai guru.

Penulis: