Trump Pecat Jaksa Agung, Ancam Partai Demokrat

Trump Pecat Jaksa Agung, Ancam Partai Demokrat
Dalam foto tertanggal 9 Februari 2017, Presiden AS Donald Trump bicara di samping Jaksa Agung Jeff Sessions. ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Kamis, 8 November 2018 | 04:08 WIB

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (7/11) memaksa Jaksa Agung Jeff Sessions untuk mundur, sehari setelah pemilu sela yang mengalihkan pendulum kekuasaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kepada Partai Demokrat.

Trump juga mengancam akan melawan balik jika DPR yang dikuasai partai lawannya itu melancarkan investigasi atas pemerintahannya.

Sessions, yang dulu dikenal sebagai pendukung Trump, menulis surat kepada Presiden yang menyebutkan bahwa dia telah mengajukan pengunduran diri "atas permintaan Anda".

Kepergian Sessions bisa menjadi awal hengkangnya para petinggi pemerintahan ketika Trump merombak timnya untuk persiapan menuju pemilihan presiden 2020.

Trump menunjuk wakil Sessions, Matthew Whitaker, sebagai pejabat pelaksana jaksa agung sampai dia menominasikan pejabat baru dalam waktu dekat.

Dalam jumpa pers yang tegang di mana dia sempat bertengkat dengan reporter, Trump kembali memuji hasil yang didapat Partai Republik dalam pemilu sela, dan memperingatkan bahwa dia akan mengambil "gaya perang" jika Demokrat melakukan investigasi padanya.

Baca juga: Momen Ketika Trump Bertengkar dengan Wartawan CNN

Meksipun kehilangan posisi mayoritas di DPR, Partai Republik tetap memegang kendali di Senat.

“Mereka bisa memulai permainan itu, tetapi kami bisa memainkannya dengan lebih baik,” kata Trump soal kemungkinan dilakukannya investigasi oleh Demokrat.

“Yang bisa Anda lakukan adalah terjebak dalam situasi maju mundur, dan dua tahun mendatang akan berdampak tidak ada satu pun yang kita kerjakan."

Demokrat akan mengepalai komisi-komisi DPR yang bisa menyelidiki retur pajak Trump, yang belum juga dia kembalikan. Juga kaitan antara pilpres 2016 dengan campur tangan Rusia, yang saat ini sedang diselidiki Special Counsel Robert Mueller.

Kerja Mueller diawasi oleh Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein, bawahan Sessions.

Dalam jumpa pers Rabu itu, Trump adu mulut dengan seorang wartawan CNN. Presiden terlihat emosi dengan menunjuk wajah si reporter, dan sempat berjalan meninggalkan podium, lalu kembali lagi.

Surat pengunduran diri Jaksa Agung Jeff Sessions:



Sumber: Reuters
CLOSE