Alexandria Cortez, Perempuan Termuda dalam Sejarah Kongres AS

Alexandria Cortez, Perempuan Termuda dalam Sejarah Kongres AS
Alexandria Ocasio-Cortez ( Foto: AP / Bebeto Matthews )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Sabtu, 10 November 2018 | 19:55 WIB

Satu tahun lalu, Alexandria Ocasio-Cortez (29) bekerja sebagai seorang pegawai bar untuk membantu keluarganya. Namun, pada Selasa (6/11), dia terpilih sebagai perempuan termuda dalam sejarah Kongres Amerika Serikat (AS).

Ocasio-Cortez mendapat dukungan 78 persen suara dari distrik ke-14 New York. Meskipun diunggulkan, dia tetap melakukan upaya kampanye sampai detik-detik terakhir pemilu.

“Ini adalah hal yang mungkin ketika orang-orang setiap hari datang bersama dalam kesadaran kolektif akan semua tindakan kita, tidak masalah seberapa kecil atau besar, punya kekuatan, berharga, dan mampu bertahan dari perubahan,” katanya dalam pidato usai kemenangan.

“Kata-kata tidak dapat mengungkapkan rasa terima kasih saya,” tambahnya.

Kemenangan Ocasio-Cortez menjadi kejutan bagi petahanan saat dia berhasil menang dalam pemilihan awal Demokrat pada Juni lalu dengan mengambil alih posisi Joe Crowley. Padahal Crowley adalah kandidat peringkat empat di DPR mewakili distrik Bronx dan Queens dan diprediksi banyak orang untuk menggantikan Nancy Pelosi sebagai pemimpin minoritas.

Ocasio-Cortez berkampanye dengan jargon mencakup isu kesehatan dan biaya kuliah gratis. Menurutnya, pendekatan gaya populis benar-benar menghasilkan pemilih baru.

“Ini tentang menginsipirasi orang-orang ke tempat pemungutan suara, memberi mereka sesuatu untuk dipilih, menciptakan harapan bagi bangsa ini, dan mengetahui bahwa selama ada kelas pekerja Amerika yang percaya pada masa depan yang sejahtera dan adil kami akan memiliki harapan , tidak peduli seberapa buruk daerahnya,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE