Tunangan Ratapi Jenazah Khashoggi yang Dilarut Cairan Asam

Tunangan Ratapi Jenazah Khashoggi yang Dilarut Cairan Asam
Para demonstran membawa foto jurnalis Jamal Khashoggi dengan tulisan "Jamal Khashoggi hilang sejak 2 Oktober" saat aksi protes di depan Konsulat Arab Saudi di Istanbul, 9 Okt. 2018. ( Foto: AFP )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 10 November 2018 | 19:30 WIB

Ankara-Sejumlah laporan dari media massa Turki menyebutkan jasad kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi diduga telah hancur dilarut cairan asam. Meskipun demikian, dalam pesan kepada The Associated Press pada Jumat (9/11), tunangan Khashoggi yakni Hatice Cengiz belum menerima informasi dari pejabat yang mengonfirmasi laporan itu.

Pada Kamis (8/11), satu laporan yang berasal dari saluran Al Jazeera menyatakan tubuh Khashoggi telah dilarutkan dengan asam. Atas laporan itu, Cengiz menyatakan "keterkejutan dan kesedihan.

Media Turki telah melaporkan pada awal pekan ini, sekali lagi, dengan selalu mengutip sumber anonim, bahwa sejumlah jejak cairan asam telah ditemukan di satu sumur di konsulat Saudi di Istanbul, dan di sistem saluran pembuangan di sekitarnya.

Di Twitter, Kamis (8/11) malam, Cengiz mengatakan bahwa para pembunuh Khashoggi telah merampas hak keluarga, kerabat dan orang-orang tercinta untuk melakukan salat pemakaman dan mengubur jenazah Khashoggi di Madinah, Arab Saudi, seperti yang di harapkan.

“Saya tidak mampu mengungkapkan kesedihan saya setelah tahu bahwa mereka melarutkan tubuh kamu, Jamal! Mereka membunuh kamu dan mencincang tubuh kamu, merampas hak saya dan keluarga kamu untuk pemakaman di Madinah seperti yang diinginkan. Apakah para pembunuh ini dan mereka yang di belakang ini adalah manusia?” ratap Cengiz dalam kicauan di Twitter pada Jumat (9/11).



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE