Pemilu Sela AS Catat Rekor Kemenangan Kaum Perempuan

Pemilu Sela AS Catat Rekor Kemenangan Kaum Perempuan
Anggota Partai Demokrat Ilhan Omar saat diwawancarai oleh kantor berita The Associated Press, di Minneapolis, Rabu (7/11) setelah memenangkan pemungutan suara di Minnesota pada pemilihan AS. Omar akan menjadi orang Amerika-Somalia pertama yang bertugas di Kongres AS dan salah satu dari dua wanita Muslim pertama di Kongres. ( Foto: AP / Jim Mone )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Sabtu, 10 November 2018 | 19:37 WIB

Washington- Pemilu sela Amerika Serikat (AS) mencatat rekor kemenangan terbesar untuk kaum perempuan dengan setidaknya mengisi 118 set kursi di Kongres. Kehadiran mayoritas perempuan juga menjadikan Partai Demokrat sebagai mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yaitu 84 dari 96 perempuan.

Tercatat 237 perempuan maju dalam pemilu DPR dengan kemenangan hampir 100 orang pada Rabu lalu. Dari total kandidat, 80 persen merupakan calon anggota legislatif dari Demokrat.

Saat Kongres mulai bersidang lagi pada awal Januari nanti, Demokrat akan menjadi mayoritas untuk pertama kalinya setelah kurun delapan tahun. Kemenangan besar perempuan ini otomatis meningkatkan keterwakilannya di Kongres melebihi 20 persen.

Banyak kandidat perempuan maju dalam pemilu kali ini karena dipicu laporan-laporan sikap Presiden AS Donald Trump terhadap kaum hawa, termasuk kebangkitan gerakan #MeToo yang mempublikasikan maraknya kejahatan seksual dan jargon kebijakan Partai Republik seperti hak-hak aborsi.

Professor Ilmu Politik dan Direktur Institut Opini Publik Perguran Tinggi Muhlenberg, Christopher Borick, mengatakan peran perempuan dalam pemilu kali ini melampaui ekspektasi.

“Kita melihat peningkatan besar presentase perempuan yang akan berada dalam DPR. Saya berikan contoh di Pennsylvania, yang merupakan adegan paling mencolok. Sebelum pemilu ini, jumlah (perempuan) nol, tidak seorang pun dari 18 kursi delegasi kongres adalah perempuan. Malam ini, tepat di pinggiran kota Philadelphia, di Lehigh Valley, empat perempuan menang di daerah yang benar-benar ketat,” kata Borick.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE