Ilustrasi kaum Yahudi ultra-Ortodoks.
Untuk mengaburkan pandangan dari hal-hal yang berpotensi menggoda.

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks dilarang berkontak dengan lawan jenis yang bukan pasangan sahnya. Untuk membantu kaumnya menjalani aturan tersebut, diciptakan satu jenis kacamata baru. Kacamata itu didesain untuk mengurangi ketajaman penglihatan supaya tak tergoda lawan jenis yang berpakaian tidak sesuai peraturan mereka.

Kacamata khusus lelaki ini merupakan langkah lain dari sekian banyak upaya-upaya untuk mengurangi kaumnya berkontak dengan lawan jenis yang bukan pasangan sahnya. Kaum Yahudi ultra-Ortodoks ini membagi ruang untuk masing-masing jenis kelamin di ruang publik, seperti di bus, trotoar, dan ruang umum di lingkungan tempat tinggal.

Dinding-dinding lingkungan tempat tinggal kaum ini ditempelkan tanda yang mendorong perempuan untuk mengenakan pakaian yang menutup leher, blus lengan panjang, dan rok panjang, begitu dilaporkan kantor berita AP.

"Patroli kesopanan" tak resmi komunitas tersebut, diberitakan, menjual kacamata dengan lapisan khusus berperekat yang memiliki efek memburamkan pandangan lebih dari beberapa meter.

Pandangan pengguna kacamata ini hanya cukup tajam dalam jarak pandang beberapa meter saja. Alasannya, supaya lelaki tidak tergoda saat melihat perempuan yang bukan istrinya, apalagi yang berpakaian tidak sesuai aturan mereka.

Kacamata ini dijual dengan harga 6 dollar AS, belum diketahui berapa banyak yang terjual.

Penulis: