Professor Karen L. King, di kantornya di Harvard Divinity School, memegang fragmen papirus yang menurutnya ditulis dalam bahasa Koptik pada abad ke-4 M, dan mengandung rujukan pada istri Yesus.tains a reference to Jesus' wife.
Ilustrasi: potongan naskah dari abad ke-4 M yang berisi dugaan Yesus mempunyai istri
Teks itu tidak membuktikan Yesus telah menikah, namun lebih menyatakan sebuah percakapan tentang keluarga dan pernikahan yang dihadapi umat kristiani.

Sebuah naskah dari abad ke-4 masehi yang ditulis di atas kertas papirus, menulis Yesus mempunyai istri.

Manuskrip itu, satu-satunya yang masih tersisa kini dan berisi teks yang belum pernah terungkap sebelumnya, ditulis dalam bahasa Koptik, yaitu bahasa Mesir yang menggunakan aksara Yunani.

Karen King, seorang pakar dalam sejarah kristen dari Harvard Divinity School, mengatakan teks tersebut menyajikan dialog, dimana Yesus merujuk ke "istriku", ketika menyebut Maria (Mary).

Menurut King, fragmen dari naskah Koptik itu adalah sebuah salinan dari gospel, yang diduga ditulis di Yunani pada abad ke-2 M.

King menamai fragmen itu sebagai  "Injil Istri Yesus" (Gospel of Jesus's Wife), dan mempublikasikan hasil studinya pada korpus kuno tersebut di Roma, Selasa (18/9), dalam Konggres Internasional tentang Studi Koptik.

Namun sejak awal digarisbawahi King bahwa teks itu tidak membuktikan Yesus telah menikah, namun lebih menyatakan sebuah percakapan tentang keluarga dan pernikahan yang dihadapi umat kristiani.

Dalam situs internet Harvard, King menyatakan dialog dalam teks itu juga diduga para murid membicarakan apakah Mary layak, dan Yesus berkata,"Dia dapat menjadi muridku."

Penulis: