Ribuan buruh yang tergabung dari berbagai serikat pekerja dari wilayah Jabodetabek KSPSI "longmarch" menuju depan Istana Merdeka saat menggelar aksi di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (28/2)

Jakarta - Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) ternyata masih mempekerjakan pekerja outsourcing dengan gaji di bawah upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

UMP DKI Jakarta 2012 sebesar Rp 1.529.150. Namun, gaji sejumlah para pekerja outsourcing di sejumlah kantor-kantor Kementerian di Jakarta seperti Kementerian Perindustrian dan Kemnakertrans masih dibawah UMP DKI Jakarta 2012.

Bahkan di Kemnakertrans ada sejumlah pekerja outsourcing sudah bekerja sudah 10 tahun, namun gajinya cuma Rp 1,1 juta. Selama ini mereka takut memprotes ke perusahaan mereka.

“Jangankan gaji kami sesuai UMP DKI Jakarta tahun 2013 yang telah ditetapkan sebesar Rp 2,2 juta, tapi cukup sesuai UMP DKI Jakarta tahun 2012 saja kami sudah senang,” kata salah seorang pekerja outsourcing di Kemnakertrans yang tidak bersedia menyebutkan namanya.

Kepala Biro Umum Kemnakertrans, Sugito, mengatakan, mulai Mei 2013, gaji pekerja outsourcing di Kemnakertrans disesuaikan dengan UMP 2013 sebesar Rp 2,2 juta.

“Kita sedang memproses admintasi untuk menaikkan gaji mereka sesuai UMP 2013,” kata Sugito kepada SP Rabu (27/3) sore. Menurut Sugito, pekerja outsourcing di gedung Kemnakertrans 70 orang. 

Suara Pembaruan

Penulis: E-8/FMB

Sumber:Suara Pembaruan