Industri truk di pabrik milik negara, Minsk Automobile Factory, di Minsk, Belarusia.

Jakarta - Belarusia berencana membangun pabrik truk besar di Indonesia. Negara bekas pecahan Uni Soviet ini sekarang menjadi pemasok 20% alat berat di dunia.

"Sejak pagi, kami sudah melakukan serangkaian pertemuan. Belarusia menyatakan keinginan untuk berinvestasi di Indonesia dengan membangun pabrik alat berat," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada jamuan makan malam dengan Presiden Belarusia Aleksandro Lukashenko di Istana Negara, Selasa (19/3).

SBY mengimbau Presiden Aleksandro untuk mendorong pebisnis berinvestasi dan rakyatnya berwisata di Indonesia yang kaya akan wisata alam dan budaya.

Para tamu pada jamuan santap malam itu dihibur oleh berbagai tarian dari berbagai wilayah Nusantara.

Presiden Aleksadro pada kata sambutanya menyatakan, rakyat Belarusia mengagumi Indonesia.

"Kemajuan ekonomi dunia akan dimulai dari kawasan ini, dari Indonesia," katanya sambil menyebut sejumlah indikator ekonomi Indonesia.

"Berbagai kemajuan Indonesia mendorong Belarusia menjalin kerjasama dengan Indonesia. Belarusia siap bekerja sama di bidang pertanian, industri, dan teknologi. Mari kita buka babak baru hubungan kita," kata Presiden Aleksandro.

Presiden Aleksandro menyatakan kagum dengan prinsip gotong royong di Indonesia dan memuji budaya Indonesia yang begitu kaya.

"Kita sama-sama orang militer. Saya yakin Bapak akan pegang janji dalam meningkatkan kerjasama ekonomi dan budaya. Silakan mengunjungi negara kami, termasuk hutan kami," katanya kepada Presiden SBY.

Penulis: P-12/HA