Jakarta — PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menambah jaringan layanan di Jambi, yaitu dua kantor unit layanan modal mikro (ULaMM) di Singkut dan Pamenang.

Kehadiran kantor baru ini melengkapi jumlah kantor ULaMM di Jambi menjadi 12 kantor (termasuk tiga kantor ULaMM Syariah) di bawah koordinasi dua kantor klaster yaitu Klaster Jambi dan Klaster Muara Bango.

“Jambi merupakan salah satu penghasil produk perkebunan dan kehutanan utama di wilayah Sumatera. Dengan penambahan jaringan ini kami berharap dapat semakin banyak memberdayakan pengusaha mikro Jambi yang mayoritas petani sawit dan karet tersebut,” ujar Pemimpin Cabang PNM Jambi, Wire Ariyayudanto dalam siaran tertulisnya di Jakarta, Sabtu (13/4).

Badan usaha milik negara (BUMN) khusus untuk pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tersebut ingin memperkuat pembiayaan mikro di sektor perkebunan. Ini seiring dengan besarnya potensi dan prospek sektor perkebunan, khususnya sawit dan karet di Indonesia.

Apalagi, menurutnya, bisnis mikro di Jambi terus menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini tercermin dari kinerja pembiayaan mikro PNM Cabang Jambi. Per Maret 2013 PNM Cabang Jambi membukukan total outstanding pembiayaan mikro sebesar Rp 52,5 miliar atau melonjak sekitar 262 persen dari posisi yang sama di 2012 sebesar Rp 14,5 Miliar.

Pertumbuhan nilai pembiayaan mikro ini juga diikuti peningkatan jumlah nasabah ULaMM. Hingga akhir Maret 2013, jumlah nasabah ULaMM di Jambi mencapai 1.385 nasabah atau meningkat 315 persen dibandingkan dengan Maret 2012 sebanyak 334 nasabah.

“Ini mengindikasikan besarnya potensi industri usaha mikro kecil (UMK) di Jambi. Dengan bertambahnya unit ULaMM, PNM Cabang Jambi optimistis kinerja di 2013 akan terus meningkat dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan yang diberikan,” tambah Wire.

Untuk mendorong kinerja dan kualitas pembiayaan tersebut, Corporate Secretary PNM, Gung Panggodo mengatakan, perseroan juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) kepada para nasabah UMK di seluruh kantor cabang PNM, termasuk di Jambi. Hal ini dimaksudkan agar para nasabah memiliki nilai tambah baik kualitas produk maupun kompetensi SDM (sumber daya manusia) sehingga kapasitas usaha nasabah bisa meningkat.

“Sesuai potensi sumber daya alam di Jambi nasabah PNM di wilayah tersebut didominasi oleh petani sawit dan karet yang mensuplai bahan baku ke pabrik besar untuk diolah lebih lanjut," ujar Gung.

Dengan pelatihan tersebut perseroan mendorong agar para nasabah berani untuk lebih kreatif dalam memberikan nilai tambah pada bisnisnya. Kali ini PKU Cabang Jambi memberikan pelatihan dengan tema “Penggalian Potensi Kemandirian melalui Ekonomi Kreatif bersama ULaMM” kepada sekitar 75 nasabah UMK dari berbagai sektor usaha. Untuk memberikan pelatihan UMK ini, PNM menghadirkan Kartini, SE, trainer UMKM terkemuka di Kota Jambi.

Investor Daily

Penulis: GTR

Sumber:Investor Daily