Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi.

Jakarta – Salah satu program utama pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 adalah Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat.

Memasuki tahun 2014, pemerintah kembali menyiapkan rencana kerja untuk pembangunan provinsi Papua dan Papua Barat.

Wakil Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Lukita Dinarsyah Tuwo menjelaskan Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat merupakan direktif presiden yang harus menjadi fokus dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014.

Kunci utama menyukseskan program ini adalah memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat-provinsi dan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyelesaikan beberapa isu strategis.

“Adanya perencanaan dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah adalah esensi yang paling penting untuk menyukseskan program percepatan dan pembangunan provinsi Papua dan Papua Barat ini,” ujar dia dalam saat membuka Rapat Koordinasi Khusus Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat” di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (17/4)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono menjelaskan ada 5 program prioritas dan 3 program penunjang yang akan menjadi fokus pemerintah dalam mempercepat pembangunan provinsi Papua dan Papua Barat.

Menurutnya, lima program tersebut adalah memberdayakan ekonomi rakyat, meningkatkan pelayanan pendidikan, meningkatkan pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur serta pemihakan terhadap putra putri Papua.

Adapun tiga program penunjang adalah penguatan dan pengendalian ruang serta pengelolaan pertanahan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta pengembangan kapasitas kelembagaan.

Dia memaparkan, alokasi dana dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk percepatan pembangunan provinsi Papua dan Papua Barat juga mengalami peningkatan. Bambang mengatakan pada tahun 2012 alokasi dana untuk pembangunan provinsi Papua adalah Rp 28 triliun dan Papua Barat Rp 11 triliun, sedangkan pada 2013 alokasi dana untuk Papua Rp 33 triliun dan Papua Barat Rp 14 triliun.

“Kalau untuk tahun 2014, kami masih membahas dengan beberapa stakeholder belum ada keputusan pasti yang jelas kalau APBN-nya meningkat kami harap alokasi dananya juga meningkat,” ujar dia (dho)

Investor Daily

Penulis: DHO/WBP

Sumber:Investor Daily