Ilustrasi pebisnis.

Jakarta - Setelah memperhitungkan 5 kriteria, yakni dalam hal tuntutan fisik, lingkungan kerja, gaji, stres, dan kemungkinan mendapatkan pekerjaan, sebuah situs karier, CareerCast.com melansir daftar prospek profesi terbaik hingga terburuk di tahun 2013.

Hasil riset yang dilakukan mendapati, profesi aktuaria adalah karier terbaik di tahun ini, diikuti dengan insinyur biomedis, pembuat piranti lunak, audiolog, dan perencana keuangan.

Aktuaria, yang pekerjaannya berkaitan dengan menghitung kemungkinan risiko, umumnya di bidang asuransi, merupakan karier terbaik, karena menjadi profesi dengan gaji yang menggiurkan, dipadani dengan jadwal pekerjaan yang fleksibel.

Profesi yang menempati posisi terakhir dari daftar 200 profesi itu, alias profesi terburuk menurut CareerCast.com adalah menjadi reporter. Di tahun 2012, profesi ini berada di urutan 196, saat ini profesi itu menempati posisi 200. Diperkirakan, profesi ini menempatkan pelakunya di lingkungan kerja yang penuh tuntutan dengan prospek karier yang sangat muram.

Daftar yang dipublikasikan pada hari Selasa (23/4) itu memercikkan debat, karena banyak kritikus yang tak sepakat dengan daftar itu. Bahkan ada komentar yang menyatakan profesinya tak ada di daftar itu. Ada pula yang berkomentar, daftar ini tidak relevan, karena setiap orang punya daya tahan terhadap stres yang berbeda-beda.

Dalam menyusun daftar ini, para peneliti menyusun data dari badan statistik tenaga kerja di AS, studi-studi asosiasi perdagangan, dan sebagainya.

Ini merupakan tahun ke-25 untuk situs tersebut melansir kompilasi daftar profesi terbaik. Situs itu juga menorehkan catatan yang menyatakan, tidak ada profesi yang akan dimaknai
sama oleh semua orang, dan jalur karier setiap orang akan sangat berbeda, tergantung kemampuan dan minat. Hanya masing-masing individu yang bisa menentukan profesi terbaik untuknya. Namun, daftar ini bisa menjadi peta untuk menentukan daftar karier terbaik untuk dipilih.

Berikut ini 10 daftar profesi terbaik dan terburuk:
1. Aktuaris.
2. Insinyur biomedis.
3. Pencipta piranti lunak.
4. Audiolog.
5. Perencana keuangan.
6. Dokter gigi.
7. Terapis okupasi.
8. Optometris.
9. Terapis fisik.
10. Analis sistem komputer.

190. Petani
191. Pramugari.
192. Tukang perbaikan atap.
193. Petugas pengantar surat.
194. Pembaca meteran.
195. Pemerah susu.
196. Pekerja lepas pantai.
197. Aktor.
198. Personel militer.
199. Penebang pohon.
200. Reporter koran.

 

Penulis: /NAD

Sumber:CareerCast.com