Ilustrasi kegiatan ekspor impor di pelabuhan

Jakarta – Modal utama yang dibutuhkan pekerja dan pengusaha Indonesia (enterpreneur) dalam memasuki Asean Economic Community (AEC) pada 2015 adalah meningkatkan daya saing dan produktivitas.

Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Andhika Anindyaguna menjelaskan meningkatkan daya saing baik dalam kualitas produk maupun dalam produktivitas adalah sesuatu modal yang harus ditanamkan oleh pekerja dan pengusaha mulai saat ini sebelum memasuki fase AEC yang tinggal 2 tahun lagi.

“Asean Economic Community bukanlah suatu ancaman yang perlu ditakuti justru ini merupakan suatu tantangan bagi para pengusaha dan pekerja apakah mereka bisa bersaing dengan pekerja dan pengusaha dari bangsa lain,” ujar dia dalam acara “ Enterpreneur Festival 2013” di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (25/4)

Menurut dia, peluang atau kesempatan bagi para pekerja dan pengusaha Indonesia untuk menjadi yang terbaik sangatlah besar, karena ia menilai dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik ditambah dengan meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia merupakan salah satu faktor pendukung yang tidak dimiliki negara Asean lain sehingga hal yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan atau skill dalam bekerja untuk para pekerja/buruh dan ide-ide serta produk yang berkualitas bagi para pengusaha.

Di samping itu, dia mengatakan hal lain yang perlu dibekali sebelum memasuki AEC khususnya bagi para pengusaha adalah tidak terlalu terpengaruh politik. Menurut dia politik boleh boleh saja asalkan tidak menganggu profesionalisme pekerjaan.

Dia menjelaskan jika seorang pengusaha tersebut sudah terjun ke dunia politik maka alangkah baiknya pengusaha tersebut dapat mengimbangi profesionalisme pekerjaan dengan dunia politik. Menurut dia hal ini penting karena peran pengusaha dalam perekonomian sangat besar karena dengan bisnis yang dikelola oleh pengusaha maka berdampak pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat banyak.

Dia menuturkan AEC merupakan langkah awal bagi bangsa Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.Menurut dia banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum menuju ke arah sana dan salah satu contoh persiapan tersebut adalah meningkatkan daya saing dan menggali ide ide baru.

Investor Daily

Penulis: DHO/FMB

Sumber:Investor Daily