Pemberlakukan trip padat dengan menyesuaikan peningkatan jumlah penumpang.

PT ASDP Indonesia Ferry [Persero] Cabang Bakauheni akan memberlakukan trip padat saat angkutan mudik dan balik Lebaran. Langkah ini untuk memperlancar arus penyeberangan di pelabuhan.

“Pemberlakuan trip padat mulai tujuh hari sebelum [H-7] sampai tujuh hari sesudah [H+7] Lebaran," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry [Persero] Cabang Bakauheni, Heru Purwanto di Bakauheni Senin seperti dikutip Antara.

Menurut dia, pemberlakukan trip padat itu dengan menyesuaikan peningkatan jumlah penumpang. Namun jika penumpang dengan trip normal masih terangkut, pihaknya belum akan memberlakukan trip padat. Pasalnya, kapal tersebut akan lebih banyak terkatung-katung di tengah laut, karena harus menunggu jadwal merapat ke dermaga.

Untuk Lebaran tahun ini, lanjut Heru, perseroan akan menambah armada guna memperlancar lalu lintas jelang hari raya nanti. Jika tahun 2010, jumlah kapal yang beroperasi sebantak 33 unit kapal ferry dan dua unit kapal cepat, sedangkan pada tahun ini perseroan akan mengoperasikan sebanyak 40 unit yang terdiri dari 38 unit kapal ferry atau roll on roll off [ro-ro] dan dua kapal cepat.

Selain jumlah kapal, pembenahan ASDP Bakauheni juga mencakup kesiapan dermaga. Jika tahun lalu Bakauheni hanya memiliki empat dermaga untuk layanan penyeberangan, namun saat ini sudah siap mengoperasikan lima dermaga ditambah satu Dermaga Plengsengan, sehingga layanan penyeberangan penumpang lebih lancar.

ASDP memprediksi, pada tahun ini penumpang penyeberangan rute Pelabuhan Bakauheni - Merak akan meningkat sekitar 10 persen dari 763.312 orang pada 2010 menjadi sekitar 840.000 penumpang pejalan kaki.

Kemudian, jumlah kendaraan akan meningkat dari 85.850 unit menjadi sekitar 94.000 unit dari semua jenis golongan, namun paling banyak akan didominasi kendaraan roda dua, roda empat dan bus penumpang.

Penulis:

Sumber:-